SPBU Jailolo Warning Pengecer BBM yang Sengaja Memainkan Harga Sepihak

- Jurnalis

Kamis, 7 Oktober 2021 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU Kecamatan Jailolo | Foto Dok: defactonews.co

SPBU Kecamatan Jailolo | Foto Dok: defactonews.co

JAILOLO, defactonews.co — Permainan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara sepihak yang kerap dilakukan oleh Penjual Eceran (Pengecer) di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akhir-akhir ini mendapat tanggapan serius dari SPBU Jailolo. Pasalnya, Pengecer yang memainkan harga sepihak tersebut dengan alasan membeli di SPBU mengalami kelangkaan BBM bahkan dengan harga yang mahal.

Riswan, Pengawas Lapangan SPBU Jailolo ketika dikonfirmasi Kamis (7/21) menegaskan, Bahwa lonjakan harga yang dimainkan oleh pengecer dengan alasan yang disampaikan harga BBM mahal dan langka merupakan HOAX.

“Yang dikatakan pengecer bahwa harganya mahal dan langka itu HOAX, karena ini hanya keterlambatan kapal tengker, bukan harganya mahal atau BBM langka,”sesalnya.

Menurut riswan, Penjual eceran tidak semestinya menaikan harga secara sepihak diluar dari harga standar yang sudah ditentukan sebelum ada instruksi dari pemerintah sebab hal tersebut bisa berdampak pada SPBU.

Baca Juga :  Komisi I Soroti Kebijakan Camat Ibu Utara

“Apabila ada konsumen yang menemukan para pengecer yang dengan sengaja bermain harga diluar dari standar harga yang sudah ditentukan maka segera melaporkan ke pihak SPBU agar pihak SPBU memanggil oknum pengecer untuk tidak lagi dijual ke pengecer tersebut. Karena hal semacam ini bisa memberikan dampak negatif kepada SPBU,”tegasnya.

Dikatakan Riswan, Biasanya untuk pasokan BBM Setiap hari itu pihaknya disuplay 30 Ton, 20 Ton Pertamax dan 10 ton Petralite namun jika tidak terjadi keterlambatan kapal tengker.

“Perhari itu kita disuplai 30 ton, Hanya saja karena Sekarang kita mengalami keterlambatan kapal tengker maka yang tersedia hanya 10 ton perhari dibagi dua yakni 5 ton untuk Pertamax dan 5 lagi untuk Petralite,”ungkapnya.

Baca Juga :  BPN Halbar Serahkan Sertifikat Tanah Untuk Nelayan di Desa Saria Sebanyak 43 Bidang

Sebenarnya, kata dia. Pihak SPBU sendiri tidak mau lagi menerima pengecer, hanya saja karena SPBU sudah dikunjungi oleh Pihak Polres, Disperindag dan Dishub untuk bernegosiasi agar diberikan ruang kepada pengecer demi kebutuhan masyarakat maka terpaksa dilayani dengan catatan harus tertib sebagai penjual eceran.

Tetapi dengan catatan ada SIUP, itupun persatu pengecer diberikan cuman dua galon tidak lebih dari itu dan sampai sejauh ini yang sudah memiliki SIUP baru terbilang puluhan.

“Jadi kalau disuplainya cuman 5 ton, maka 1 tonnya kita kasih ke pengecer dengan catatan sudah mempunyai SIUP, sisanya 4 ton kita berikan ke pelayanan umum,”tandasnya.

 

 

(D01/Red)

Berita Terkait

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Berita ini 310 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Sabtu, 25 April 2026 - 20:52 WIB

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

Masri Hamja, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Sabtu, 25 Apr 2026 - 20:52 WIB

error: