Abrasi Pantai Akibatkan Dua Rumah Warga di Kecamatan Ibu Selatan Rusak

- Jurnalis

Rabu, 5 Januari 2022 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan dua rumah warga di Desa Gamsungi yang rusak akibat Abrasi Pantai

Penampakan dua rumah warga di Desa Gamsungi yang rusak akibat Abrasi Pantai

HALBAR, defactonews.co — Abrasi pantai yang mengiringi gelombang ekstrem mengakibatkan rumah warga Desa Gamsungi, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, rusak berat. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (05/01/2022), pukul 00.02 waktu setempat.

Kepala BPBD Halbar, Muhammad Ade Fabanyo, menginformasikan bahwa total rumah warga yang rusak akibat abrasi pantai sehingga terjadinya tanah longsor sebanyak dua unit. Selain itu, sebanyak 8 warga warga juga terancam longsor sehingga diharuskan untuk mengungsi ke tempat kerabat dan tetangga sekitar.

“Kejadian ini disebabkan karena abrasi pantai (Ombak Pasang) yang menghantam dan menggerus tebing sehingga meruntuhkan dua unit rumah warga di desa Gamsungi rusak karena mengalami longsor,”kata Muhammad Ade kepada defactonews.co

Meski begitu, Muhammad Ade mengaku, tidak ada informasi korban jiwa maupun warga luka-luka akibat abrasi pantai tersebut. Bahkan pihaknya telah melakukan kaji cepat dan mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Baca Juga :  Upaya Peredaran Minuman Keras Kembali Digagalkan Personel Satgas Yonif 732 Banau

Di samping itu, selain meninjau lokasi tanah longsor dan memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada terhadap longsor susulan. BPBD Kabupaten Halmahera Barat juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta pihak kecamatan maupun desa.

Baca Juga :  Komisi I Desak Pemda Halbar Tuntaskan Kasus DD yang Melibatkan Kades Peot

“Meskipun terjadi longsor yang mengakibatkan dua rumah warga rusa tetapi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, bahkan terdapat 8 unit rumah lainnya terancam longsor karena berada di sekitar tebing,”akunya.

Muhammad Ade juga menghimbau kepada Masyarakat setempat untuk terus waspada terhadap perubahan cuaca.

“Sangat perlu adanya tanggul penahan longsor dan talud penahan ombak untuk mengurangi resiko bencana yang terjadi,”ketus Muhammad Ade Fabanyo.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:15 WIB

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:00 WIB

Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Berita Terbaru

Kepala Inspektorat Halmahera Barat, Reinhard Bunga (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Rabu, 21 Jan 2026 - 11:15 WIB

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: