Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Bantah Dugaan Pemotongan Dana Bos dan Tunjangan Dacil, Akun FB @Frans Patti Bakal Diproses Hukum

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rosbery Uang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Halmahera Barat

Rosbery Uang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Halmahera Barat

 

JAILOLO, TM — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, Rosbery Uang, membantah adanya dugaan Pemotongan Dana Bos dan Tunjangan Daerah Terpencil (Dacil) yang dialamatkan kepadanya.

Sebelumnya, beredar di Platform Facebook Grup Halmahera Barat, akun @Frans Patti secara terang-terangan menyatakan setiap pencairan Dana Bos dan Tunjangan Dacil, kepala-kepala sekolah sering melakukan pemotongan per guru Rp. 1.500.000,- untuk diberikan kepada Kadis Pendidikan.

Akun tersebut kemudian merincikan, “Kalau yang dapat 200 orang Guru (Dacil) dikalikan Rp.1.500.000,- berarti totalnya yang diterima Kadis Pendidikan sebesar Rp. 300.000.000, itu pun dirinya menyebut baru I triwulan, bagaimana kalau dikalikan lagi 4 triwulan.

Tangkapan layar postingan akun @Frans Patti di platform Facebook Group Halmahera Barat, yang sudah mendapatkan tanggapan 47 orang, 23 komentar dan sudah dibagikan sebanyak 4 Kali.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbud Halbar, Rosbery Uang kepada terasmalut.id, Rabu 23 Oktober 2922, membantah tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya bahwa Kepala dinas pendidikan menerima sebagaimana yang disampaikan melalui status di platform Facebook Group Halmahera Barat oleh akun @Frans Patti, itu tidak benar.

Baca Juga :  Pemkab Halbar Anggarkan 6 Miliar Pembangunan Jalan Desa Goro-goro

Menurutnya, Dana Bos itu ditransfer langsung dari pusat ke masing-masing rekening sekolah sehingga tidak benar jika dilakukan pemotongan oleh Dinas Pendidikan.

“Dana Bos itu ditransfer langsung ke Rekening sekolah, demikian halnya dengan Dacil, itu transfer dari pusat langsung ke masing-masing rekening pribadi para penerima Dacil,”ungkapnya.

Selain itu, Rosbery juga mengatakan, Bahwa dalam pernyataan yang dituduhkan kepada dirinya itu, kepala sekolah meminta ke masing-masing guru kemudian dikasih ke kepala Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  Tiba di Tanah Air Dalam Keadaan Sehat, Wabup Djufri Muhamad Serahkan Kembali 15 Jemaah Umroh ke Keluarga 

“Sementara saya tidak pernah terima duit sepersen pun yang dimaksudkan itu, baik Dana Bos maupun Dacil dari kepala sekolah, tidak pernah saya dapat sedikitpun,”akunya.

Rosbery juga menambahkan bahwa dalam status yang tersebar di Grup Halmahera Barat itu, dirinya bakal diadukan ke ombudsman, atas tindakan pemotongan yang sudah dilakukan kepada masing-masing guru melalui kepala sekolah.

Menurutnya sah-sah saja jika dilaporkan kalau memang ada bukti ia pernah menerima uang atas tindakan tersebut.

“Silahkan saja dilaporkan ke ombudsman kalau memang ada buktinya, tetapi Oknum yang telah mencemarkan nama baik saya akan saya tuntut sesuai hukum yang berlaku,”tegasnya.*(Red/tm01).

 

Berita Terkait

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta
Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar
Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 
Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja
RSUD Jailolo Buka-bukaan Soal Anggaran, Rp19 Miliar Jadi Acuan
Bupati Halmahera Barat Kampanyekan Toleransi dan Persaudaraan Lewat Gerakan Cinta Damai
Bupati dan DPRD Turun Langsung Verifikasi Keluhan Obat dan Pelayanan di Rumah Sakit Jailolo
Musrenbang Halbar 2027, James Uang Tekankan Disiplin Fiskal dan Produktivitas OPD
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:55 WIB

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta

Sabtu, 18 April 2026 - 18:51 WIB

Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar

Senin, 13 April 2026 - 14:51 WIB

Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 

Minggu, 12 April 2026 - 13:37 WIB

Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja

Jumat, 10 April 2026 - 13:23 WIB

Bupati Halmahera Barat Kampanyekan Toleransi dan Persaudaraan Lewat Gerakan Cinta Damai

Berita Terbaru

Bendahara BKAD Halbar, Arnike Saba, didampingi Sejumlah pengurus Apdesi Halbar dalam konferensi pers membantah adanya dugaan pemotongan Siltap Pemerintah Desa (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 

Senin, 13 Apr 2026 - 14:51 WIB

Dasril Hi. Usman, Ketua DPD PAN Halmahera Barat (dok/tm)

Halmahera Barat

Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:37 WIB

error: