Buka Rakorda Penanggulangan Bencana Secara Resmi, Bupati Halbar Apresiasi Kolaborasi BPBD se-Malut

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

JAILOLO, TM — Bupati Halmahera Barat, James Uang, mengapresiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Provinsi Maluku Utara.

Hal itu disampaikan Bupati James Uang saat membuka dengan resmi rapat koordinasi daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana Se – Maluku Utara 2024. Rabu 17 Juli 2024, yang bertempat di Aula Bidadari Kantor Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

Rakorda tema “Meningkatkan Kolaborasi dan Integritas Dalam Mewujudkan Penanggulangan Bencana yang Inovatif, Adaptif dan Penguatan Reseliensi yang Berkelanjutan” tersebut berlangsung di Aula kantor bupati Halbar, dihadiri BPBD se provinsi Malut.

Bupati James Uang, pada kesempatan itu menyampaikan, selamat datang peserta Rakorda di kabupaten halbar sekaligus mengapresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran BPBD se – Provinsi Malut, serta semua pihak yang telah bekerja keras dalam upaya penanggulangan bencana di daerah kita, khususnya di Kecamatan Tabaru.

“Kita semua menyadari bahwa wilayah kita memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, baik itu bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, maupun bencana non-alam seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik antara semua pihak terkait untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi,”ungkapnya.

Baca Juga :  Elektabilitas Makin Kokoh, Pasangan James-Djufri Konsisten Menangkan Pilkada Halbar 2024

Orang nomor satu di Pemda Halbar ini mengatakan, salah satu visi pemerintahan JUJUR, halbar nyaman. yang kaitannya dengan pembangunan infrastruktur, pencegahan dan pengendalian bencana. Maka ia menyampaikan beberapa hal penting terkait strategi pembangunan dan penanggulangan bencana.

“Dalam pembangunan yang kita lakukan harus berlandaskan prinsip berkelanjutan. artinya, kita tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial,”ujarnya.

Politikus Demokrat ini menambahkan, Rakorda ini merupakan momentum penting bagi kita semua untuk memperkuat koordinasi, menyusun strategi, dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanggulangan bencana.

“Selaku bupati halbar saya berharap, melalui forum ini, kita dapat menghasilkan kebijakan dan program kerja yang efektif serta dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan,”tandasnya.

Baca Juga :  Lambat Tangani Kasus Jual Beli Lahan, Alammat Desak Kejagung RI Evaluasi Kejari Halbar

Sementara Kepala BPBD Provinsi Malut Febi Alting, dalam sambutannya menyampaikan, sesuai data BPD, kejadian bencana di Indonesia pada 2023 hampir 90 persen bencana hidrogeologi sedangkan 10 persen bencana geologi. Maka dari itu peringatan dini dan edukasi masyarakat menjadi prioritas untuk mempersiapkan masyarakat mengantisipasi kejadian bencana.

“Memberikan edukasi ke masyarakat sangatlah penting, sehingga masyarakat mengetahui cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana,”ucapnya.

Febi juga berharap agar pemerintah daerah menjadi penanggung jawab penanggulangan bencana meliputi pengurangan resiko bencana, perlindungan masayarakat, perlindungan hal masyarakat dalam pengungsian. Masyarakat juga berkewajiban dalam penyelenggaraan Penanggulangan bencana. Pemerintah daerah wajib membentuk kelembagaan dan menyediakan alokasi anggaran .

“Jadi saya kepada seluruh peserta Kabupaten – Kota setelah mengikuti kegiatan ini dapat memberikan pertimbangan dan masukan pada masing – masing kepala daerahnya ke arah yang lebih baik,”pungkasnya.*(Red/Ghe)

Berita Terkait

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD
Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:34 WIB

Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter

Berita Terbaru

error: