Lambat Tangani Kasus Jual Beli Lahan, Alammat Desak Kejagung RI Evaluasi Kejari Halbar

- Jurnalis

Rabu, 18 Januari 2023 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAILOLO, defactonews.co — Aliansi Mahasiswa Maluku Utara (ALAMMAT), Menggelar aksi di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. Jakarta, Rabu (18/01/23). Aksi yang dilakukan Alammat itu mendesak Kejagung RI agar segera mengambil alih kasus dugaan tindak pidana jual beli lahan yang melibatkan Bupati James Uang dan Wakil Ketua Dewan karena Kejari Halmahera Barat dinilai lambat menanganinya.

Korlap Aksi Sahrir dalam rilisnya menyampaikan, Saksi beserta barang bukti sudah dikantongi itu artinya proses penyidikan kasus jual beli lahan sudah selesai dilakukan oleh Kejari Halbar. tetapi hingga saat ini belum juga dilakukan penetapan tersangka oleh Kejari Halbar.

“Kami menduga ada kerjasama antara pihak Kejari dan oknum yang terlibat dan tidak bertangung jawab atas kasus jual beli lahan tersebut. menggingat ini telah menyelahi ketentuan-ketentuan yang berlaku,”katanya.

Baca Juga :  Sebagian Besar Tambang Galian C di Halbar Beroperasi Tanpa Izin

Dikatakan Sahrir, Berdasarkan keterangan penyidik kejari di sejumlah media, lahan anggota DPRD halbar Riswan Hi. Kadam seluas 3.760 meter persegi yang dibeli oleh pemerintah daerah yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada tahun 2021 sebesar Rp.543.061.952 diduga mark up.

“Kasus yang ditangani oleh Kejari Halbar ini terbilang cukup lama tetapi kenapa belum juga menunjukkan kepastian hukum dengan menetapkan tersangka karena alasannya masih menunggu keterangan ahli hukum pidana, dan ahli dari lembaga yang berwewenang,”ketusnya.

Menurutnya, Anggaran sebesar Rp.543.061.952 bukanlah anggaran yang sedikit atau kecil untuk halbar, karena itu bagi kami kejari tentu tidak boleh main-main soal kasus jual beli lahan yang melibatkan kerjasama antara pemda dan pemilik lahan Riswan Hi Kadam yang saat ini masih menjabat sebagai wakil ketua dewan.

Baca Juga :  Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Sahrir juga menyebut, Anggaran yang digelontorkan dari APBD Induk tahun anggaran 2021 itu untuk pembelian lahan seluas 3.760 meter persegi tidak sesuai, tentu hal ini merujuk pada pengelembungan anggaran/mark up, sehingga dapat merugikan daerah.

Ia juga menambahkan, Anggaran sebesar itu sangat bermanfaat untuk pembangunan daerah, kita tahu bersma halbar merupakan daerah yang tertinggal, tingakat pengguran dan kemiskinan yang banyak, ditambah dengan lambatnya pembangunan infrastruktur,”ujarnya.

“Kami mendesak Kejagung RI agar secepatnya mengambil alih kasus tersebut, sekaligus mengevaluasi kinerja Kejari Halbar yang saat ini dianggap tidak becus dalam menyelesaikan kasus dugaan pengelembungan anggaran yang melibatkan pimpinan tertinggi halbar dan wakil ketua dewan,”tegasnya.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH
Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan
Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif
Kasus Dugaan Pencurian dan Perusakan Pohon di Halbar, Polda Malut Tetapkan DP sebagai Tersangka
Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:41 WIB

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Kasus Dugaan Pencurian dan Perusakan Pohon di Halbar, Polda Malut Tetapkan DP sebagai Tersangka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Berita Terbaru

error: