Bupati James Uang: Pemerintah Akan Hadir Hingga Kondisi Benar-Benar Pulih

Air, Lumpur, dan Harapan: Halmahera Barat dalam Genggaman Bencana

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat, James Uang saat meninjau rumah warga yang terkena dampak bencana alam (Banjir) di Desa Tongute Ternate Asal Kecamatan Ibu (Dok/Ist)

Bupati Halmahera Barat, James Uang saat meninjau rumah warga yang terkena dampak bencana alam (Banjir) di Desa Tongute Ternate Asal Kecamatan Ibu (Dok/Ist)

terasmalut — Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Halmahera Barat pada Rabu (7/1) memicu banjir dan longsor di sejumlah kecamatan, meninggalkan duka mendalam bagi warga terdampak.

Rumah-rumah terendam, akses terputus, dan aktivitas masyarakat lumpuh, menciptakan situasi darurat yang menuntut kehadiran cepat dan nyata dari pemerintah.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Halmahera Barat, James Uang, bersama seluruh unsur pemerintah daerah turun langsung ke lokasi terdampak guna memastikan kondisi warga sekaligus menegaskan kehadiran negara di tengah penderitaan masyarakat.

Dikatakan, bahwa Langkah ini menjadi pesan kuat bahwa pemerintah tidak sekadar mengeluarkan imbauan, tetapi berdiri bersama rakyat di lapangan.

“Hari ini saya bersama seluruh unsur pemerintah turun langsung ke lokasi-lokasi yang terdampak banjir dan longsor. Hati kami bersama bapak, ibu, serta saudara-saudari yang saat ini sedang mengalami masa sulit,”ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah, dengan memastikan seluruh warga terdampak dievakuasi ke tempat yang aman serta memperoleh pelayanan dasar secara layak. Upaya ini dilakukan secara terkoordinasi dengan BPBD, aparat kewilayahan, serta unsur relawan di lapangan.

Baca Juga :  Asik! Tahun Ini Halbar Dikucurkan Anggaran DBH Minerba Sebesar Rp 52,5 Miliar

“Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat akan terus bekerja keras untuk memastikan seluruh warga terdampak dievakuasi, mendapatkan pelayanan, serta bantuan yang dibutuhkan sesuai kondisi di lapangan,”tegas James.

Sementara itu, Menurut James, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Barat saat ini tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap rumah warga, fasilitas umum, dan infrastruktur yang terdampak. Pendataan tersebut menjadi dasar penting dalam menentukan langkah penanganan lanjutan agar bantuan dan pemulihan berjalan tepat sasaran.

“Tim BPBD sedang melakukan pendataan terhadap rumah dan infrastruktur yang terdampak agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan adil bagi seluruh masyarakat,”jelasnya.

James juga menyebut, Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan bersama, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.

Baca Juga :  Pemda Halbar Pastikan Gaji 13 PNS Akan Dicairkan

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan, bila diperlukan, sementara waktu mencari tempat yang lebih aman demi keselamatan bersama,”imbuh James.

Politik Partai Demokrat ini menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan meninggalkan masyarakat menghadapi bencana sendirian. Pemerintah berkomitmen hadir hingga kondisi benar-benar pulih, sembari mengajak seluruh elemen masyarakat saling menguatkan dalam masa sulit ini.

“Dalam situasi seperti ini, pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami akan selalu hadir dan bersama masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih. Mari saling menjaga, saling menguatkan, dan berdoa agar Halmahera Barat segera kembali aman dan membaik,”pungkas Bupati Halmahera Barat, James Uang.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Sabtu, 25 April 2026 - 20:52 WIB

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

Masri Hamja, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Sabtu, 25 Apr 2026 - 20:52 WIB

error: