Distan Halbar Fokus Kembangkan Pisang dan Jagung Cegah Hama

- Jurnalis

Rabu, 9 Maret 2022 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak suasana kegiatan penanaman Bibit Jagung dan Pisang oleh Gubernur Malut, Bupati Halbar dan Kepala Dinas Pertanian Halbar (Foto/Erdit)

Tampak suasana kegiatan penanaman Bibit Jagung dan Pisang oleh Gubernur Malut, Bupati Halbar dan Kepala Dinas Pertanian Halbar (Foto/Erdit)

JAILOLO, Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) bakal menyusun program pemgembangan Jagung dan pisang mulu bebe untuk mengatasi Hama Sexava di tahun 2022-2023 mendatang.

Hal ini sampaikan Kapala Dinas pertanian Kabupaten Halbar Hendrik Sarapung, disela-sela kegiatan pembukaan musrenbang pertanian provinsi maluku utara, yang dilaksanakan di aula bidadari kantor pemerintah Halmahera Barat, Rabu (09/03/22).

Hendrik menjelaskan untuk penyusun program dinas pertanian halbar.Ia akan mensinkronisasi seluruh Dinas Pertanian se-kabupaten provinsi malut melalui kegiatan musrenbang ini.

Baca Juga :  Sah! Pengurus DPC Asosiasi Dumptruk Organda Halbar Resmi Dilantik

“Untuk itu, Tahun 2022 sampai tahun 2023 kita akan fokus pada pengembangan pisang mulu bebe dan juga jagung, karena di halmahera barat sudah banyak hama yang menyerang,”katanya.

Lanjut Hendrik, Untuk memutuskan mata rantai hama sexava secara tidak langsung melakukan penanaman jagung dan pisang mulu bebe harus dilakukan dibawah pohon kelapa untuk mengatasi hama tersebut.

Berdasarkan dengan program kementerian pertanian RI, untuk pengembangan pertanian dan sehingga kabupaten halbar sendiri kita akan fokus mengembangkan kelapa sesuai harapan pak gubernur dan bupati Halbar.

Baca Juga :  Dinilai Mampu Bawa Demokrat Menuju Kejayaan, AHY Masih Diminati DPC Halbar Pimpin DPP Periode 2025-2030

“Kita akan fokus kelapa karena ini merupakan kebutuhan seluruh masyarakat halbar, maka itu kita sekarang lagi melakukan pencegahan hama dengan cara penanaman pisang mulu bebe dan jagung di bawah pohon kelapa,”tutur Hendrik

“Dan saat ini, kita melakukan penaman jagung dan pisang mulu bebe dibelakang kediaman bupati kabupaten halbar di Desa Acango Kecamatan jailolo yang dilakukan langsung oleh Pak Gubernur dan Bupati halbar,”tutup kadistan halbar.

 

Penulis : Eghez
Editor   : Redaksi

Berita Terkait

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Sabtu, 25 April 2026 - 20:52 WIB

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

Masri Hamja, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Sabtu, 25 Apr 2026 - 20:52 WIB

error: