Ditandu Bak Raja, Warga Masih Suka JUJUR DIAHI Loloda

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

JAILOLO, TM — Akhir-akhir ini, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara, James Uang dan Djufri Muhamad, diterpa isu dengan tingkat kesukaan Masyarakat Kecamatan Loloda yang sangat minim.

Faktanya, Isu tersebut justru berbanding terbalik. Alih-alih tidak suka, James Uang yang didampingi Istri bersama Djufri Muhamad yang juga didampingi istrinya ketika tiba di Desa Kedi Kecamatan Loloda, justru dikalungkan bunga kemudian diangkat kedua pasangan calon dengan jargon DIAHI itu menggunakan tandu oleh masyarakat loloda bak Raja.

Tak hanya itu, animo masyarakat di Kecamatan Loloda juga tampak sangat tinggi dan tumpah ruah dalam menyambut kedatangan kedua pasangan dalam pelaksanaan kampanye dalam memperebutkan kursi Bupati dan wakil Bupati.

Seperti kampanye-kampanye sebelumnya, Pasangan dengan akronim JUJUR ini terus mensosialisasikan visi misi serta 7 program prioritasnya. Masyarakat yang datang pun sangat tertarik dengan apa yang disampaikan kedua paslon tersebut hingga diteriaki “JUJUR Lanjutkan” Periode 2024-2029.

Baca Juga :  Khidmat, Bupati James Uang Pimpin Upacara Peringatan HUT-RI ke 78

Menurut Sofyan Aye, salah seorang warga Loloda, bahwa pasangan dengan nomor urut 3 atau bentuk jari metal ini memiliki gagasan yang tepat untuk mengatasi dan men-DIAHI persoalan yang ada di halmahera barat dan khususnya di Kecamatan Loloda.

Tampak animo masyarakat Loloda menyambut kedatangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat Nomor Urut 3 di Desa Kedi (Istimewa)

Sofyan bahkan mengungkapkan Sukacita warga loloda terhadap pasangan James-Djufri kemudian menceritakan serta membandingkan selama tiga kali bergantian pemimpin khususnya Loloda yang diakui belum tersentuh terutama akses Jalan darat.

Selain itu, Ia mengisahkan, bahwa Sebelum kepemimpinan James-Djufri, ketika memasuki tahun Politik juga bahkan ada yang mendatangkan Eksavator rusak dengan maksud meyakini semata-mata hanya untuk meraup suara.

Baca Juga :  Meri Popala Turun Langsung, Pastikan Kondisi Warga Pengungsi Halbar

“Tetapi dibawah kepemimpinan James-Djufri, memang pernah dijanjikan untuk dilakukan pembangunan jalan, tetapi mampu dibuktikan dan hingga hari ini terbukti sudah bisa dinikmati oleh masyarakat loloda secara keseluruhan,”ucapnya.

Sofyan juga mengatakan Meskipun jembatan belum ada, tetapi menurutnya, masyarakat loloda tidak lagi diperhadapkan dengan musibah besar yang ketika melalui jalur laut harus mengalami kesusahan hati demi keselamatan nyawa saat melewati mulut Kuala Ibu yang hampir setiap tahun memakan korban jiwa.

“Jadi, kalau ada isu yang menyebar bahwa tingkat kesukaan masyarakat Loloda terhadap pasangan JUJUR sangat minim maka bisa dibuktikan dengan kehadiran warga di lokasi kampanye tadi, dan kalau warga sangat berantusias itu artinya yang mengatakan JUJUR tidak disukai oleh warga loloda itu hoax,”tandas Sofyan Aye.*(Red/Ghe)

Berita Terkait

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku
Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis
Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan
Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:08 WIB

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:19 WIB

Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Berita Terbaru

error: