terasmalut — Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, Joko Ahadi, mengapresiasi dan merespon baik sikap Bupati James Uang, terkait kelangkaan BBM Bersubsidi Jenis Minyak Tanah.
Sebelumnya, Bupati Halmahera Barat, James Uang menegaskan kepada seluruh pemilik pangkalan Minyak Tanah yang ada di Halmahera Barat agar tertib dalam penjualan sesuai dengan harga HET yang telah ditetapkan melalui SK Bupati.
Dalam pernyataan melalui media ini, Bupati bahkan memberikan warning kepada seluruh pemilik pangkalan minyak tanah agar tertib dalam aturan jika tidak ingin dipidanakan bahkan tanpa pengecualian.
Menanggapi hal itu, Ketua komisi II Joko Ahadi mengaku, langkah Bupati James Uang dalam pernyataannya yang resmi melalui media sangat responsif sehingga patut diapresiasi.
Sebagai seorang Pemimpin, Menurut Joko, sikap Bupati sudah sangat tepat, sebab harga HET yang sudah ditetapkan itu sudah sangat jelas dan sesuai dengan banyaknya kebutuhan penerima.
“Tentu saya sebagai wakil rakyat mengapresiasi sikap Bupati halmahera barat, yang memberikan penegasan kepada seluruh pelaku pendistribusian agar tidak semaunya menyalurkan BBM diluar dari aturan, sehingga menyebabkan keresahan terhadap masyarakat,”ucapnya kepada terasmalut.id, Kamis 17 April 2025.
Joko juga menegaskan, pihaknya di DPRD khususnya komisi II akan terus mengawal dan mengawasi jalannya distribusi BBM bersubsidi sehingga tidak ada lagi sikap kesewenangan yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum pelaku pendistribusian.
“Kami khususnya komisi II DPRD kabupaten halmahera barat akan tetap mengawal, bahkan akan membentuk Pansus untuk menelusuri penyebab terjadinya kelangkaan, meskipun sudah di warning oleh Bupati, karena sudah terlalu sering terjadi kelangkaan,”pungkasnya.*(Ghe/Red).














