Kolaborasi PKK dan Dinsos Halbar: Cegah Pernikahan Dini Lewat Penyuluhan Pelajar

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalutTim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Halmahera Barat bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan di SMA Negeri 1 Halmahera Barat, Selasa (26/08/2025).

Penyuluhan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Kepala Dinas Sosial P3A Halbar, Amos Sully, Ketua PKK Halbar, Ny. Meri Uang Popala Uang, Dokter Spesialis Kandungan, dr. Devi, serta perwakilan Unit PPA Polres Halbar, Brigpol Endang S. Hafel.

Materi yang disampaikan berfokus pada peningkatan pemahaman siswa-siswi mengenai risiko pernikahan dini.

Ketua PKK Halbar, Ny. Meri Uang Popala, menjelaskan bahwa perkawinan di usia remaja dapat berdampak serius terhadap kesehatan reproduksi dan berpotensi menimbulkan kasus stunting.

“Pernikahan dini tidak hanya menghambat kualitas pendidikan, tetapi juga mengancam kualitas generasi penerus bangsa apabila tidak dicegah sejak awal,” tegas Meri.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Generasi Emas 2025.

Meri berharap para siswa mampu menjadi agen informasi yang dapat menyebarkan pemahaman tersebut di lingkungan sebaya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial P3A Halbar, Amos Sully, pada kesempatan yang sama menuturkan bahwa sinergi antara instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan PKK menjadi strategi penting dalam memperkuat deteksi dini terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak.

Menurut Amos, banyak masyarakat yang masih belum mengetahui mekanisme pelaporan jika menemukan indikasi kekerasan atau pelecehan anak.

Oleh karena itu, pihaknya telah membentuk lembaga perlindungan di sejumlah desa dengan melibatkan unsur ibu kepala desa selaku Ketua PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat.

Ia menambahkan, apabila penyelesaian melalui jalur adat tidak membuahkan hasil, maka pelaporan dapat segera dilakukan ke Dinas Sosial agar proses penanganan lebih cepat dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan dapat berperan aktif tidak hanya dalam mencegah praktik pernikahan dini, tetapi juga turut menjaga lingkungan dari berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan maupun anak.

“Setiap persoalan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan perempuan jangan ditutupi, segera laporkan agar dapat ditangani dengan baik,” tutup Amos.*(Ghe/Red).

 

Berita Terkait

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo
Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:39 WIB

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: