Kolaborasi PKK Halmahera Barat dan Provinsi Maluku Utara Dorong Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Ketua TP-PKK Halbar Meri Popala Uang bersama Ketua TP-PKK Malut, Darmawati Samsuddin saat melakukan penanaman pohon rica

Tampak Ketua TP-PKK Halbar Meri Popala Uang bersama Ketua TP-PKK Malut, Darmawati Samsuddin saat melakukan penanaman pohon rica

JAILOLO, TM — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku Utara dan TP-PKK Kabupaten Halmahera Barat melakukan penanaman 100 bibit cabai dan memanen 1.000 pohon cabai di Desa Sidodadi, Kecamatan Sahu Timur, Rabu (21/8).

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Halbar, Meri Popala Uang, menyampaikan sebagian besar penduduk Halmahera Barat berprofesi sebagai petani. Bila cuaca ekstrem, nelayan yang tidak bisa melaut akan melakukan aktivitas sebagai petani. Karena itu, ia akan terus mendorong produktivitas petani di Halmahera Barat.

“Saya akan diberi tanggung jawab ketika nanti dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, sehingga dapat mendorong APBD Provinsi Maluku untuk kebutuhan petani di Kabupaten Halmahera Barat,” ucap Meri yang juga anggota DPRD provinsi terpilih itu.

Ia berharap cabai yang dipanen hari ini tidak berhenti sampai di sini, tapi dapat menjalar ke kelompok yang lain.

“Petani harus sadar bagaimana agar meningkatkan taraf hidup. Kami juga menyerahkan bantuan berupa pupuk, bibit cabai, dan alat semprot hama,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Malut, Darmawati Samsuddin, mengatakan semua yang hadir di sini sama-sama menyaksikan dan memetik hasil panen masyakarat Sidodadi.

Baca Juga :  Kompetisi Domino yang Digelar PORDI Halbar Berakhir Dengan Sukses dan Aman

“Kegiatan panen hari ini merupakan sinergi yang baik antara pihak pemerintah dan masyarakat,”katanya.

Menurutnya, panen cabai di Desa Sidodadi ini untuk mendukung program pembangunan dan mendukung ketahanan pangan di negeri ini.

“Cabai adalah komoditas unggul dalam segi ekonomi maupun kebutuhan pangan, dan hasil panen ini tidak hanya memberikan profit bagi ekonomi lokal, tapi juga menumbuhkan potensi besar sektor di pertanian kita,”jelasnya.

“Saya juga ingin menekankan pentingnya melanjutkan kerja sama pihak pemerintah dan masyarakat untuk dukungan teknis pelatihan dan bimbingan dari Dinas Pertanian sangat penting untuk membantu petani agar berinovasi dan meningkatkan produktivitas Tim Penggerak PKK dan Dharmawanita serta komitmen untuk terus mendukung inisiatif yang dilaksanakan oleh pemerintah. Tentu dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan,” tambahnya.

Darmawati berharap, Kabupaten Halmahera Barat, khususnya Desa Sidodadi menjadi pilot project untuk desa-desa di sekitarnya dalam upaya mengembangkan tanaman selain komoditi cabai.

“Kami juga mengajak masyarakat agar mendukung gerakan tanam-panen dalam memajukan sektor pertanian di Desa Sidodadi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Halbar Jadi Satu-Satunya Tuan Rumah Tarkam di Malut, Persiapan Empat Cabor Dimatangkan

Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Muhtar Husen, menuturkan sentra produksi di Halmahera Barat salah satu penyumbang tanaman hortikultura terbesar di Maluku Utara, karena hampir 25 persen merupakan suplai dari Halmahera Barat.

“Jadi saya apresiasi kepada Kadis Pertanian Halmahera Barat, karena kegiatan Distan di Maluku Utara terbesar hanya di Halmahera Barat,” ujar Muhtar.

Di sisi lain, kegiatan perkebunan seperti kegiatan olahan minyak kelapa dan sagu bakal dilaksanakan di Desa Bobanehena, Kecamatan Jailolo.

Kegiatan tersebut, kata dia, bukan inisiasi dari Distan, tapi melalui proposal untuk Maluku Utara dan hanya terdiri dari dua wilayah, yaitu Halmahera Timur dan Halmahera Barat.

“Untuk kegiatan hari ini kita tetap mengacu pada instruksi presiden terkait capaian inflasi daerah. Dinas yang ditugaskan baik dinas kabupaten maupun provinsi selalu on time dalam setiap kegiatan,” ujarnya.

“Yang jelas, petani harus kita bantu terutama sentra produksi. Saya juga berterima kasih ke bupati yang mendorong hortikultura di Halmahera Barat yang salah satu penyumbang terbesar di Maluku Utara,” tutup Muhtar.*(Red/tm01)

Berita Terkait

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo
Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:39 WIB

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: