Komitmen DPRD Halbar Lindungi Honorer di Tengah Pemangkasan Rp203,9 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Halbar, Yoram Uang (Dok/Ist)

Ketua Komisi I DPRD Halbar, Yoram Uang (Dok/Ist)

terasmalut — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Barat (Halbar) memastikan proses pengusulan tenaga honorer paruh waktu tetap dilanjutkan, meskipun alokasi transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah mengalami pemangkasan hingga Rp203,9 miliar.

Ketua Komisi I DPRD Halbar, Yoram Uang, menegaskan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlangsungan tenaga honorer dengan menghindari potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal.

“Berapa pun konsekuensi anggaran yang ditimbulkan, DPRD dan Pemda Halbar akan tetap mendorong agar tenaga honorer paruh waktu tetap difasilitasi,”ujar Yoram di ruang transit DPRD, Kamis (2/10).

Ia menambahkan, jumlah honorer paruh waktu di Halbar tercatat lebih dari 1.400 orang. Data tersebut akan diverifikasi langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sebelum diajukan secara resmi.

Baca Juga :  Parade Budaya FTJ 2024 Resmi Digelar, Masyarakat Diingatkan Jaga Kebersamaan 

Menurutnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan membuka kembali server setelah proses verifikasi dan penerbitan Surat Keputusan (SK) di sejumlah daerah rampung. Selanjutnya, sekitar 132 daerah yang belum masuk tahap tersebut akan diakomodasi melalui pembukaan server baru.

“Yang paling penting adalah memastikan tidak ada lagi tenaga honorer fiktif,”tegas Yoram.

Lebih jauh, Yoram mengungkapkan bahwa DPRD Halbar telah melakukan langkah politik dengan menemui Hasby Yusuf, tokoh yang dikenal memiliki kedekatan dengan pimpinan Komisi II DPR RI. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Halbar, Ibnu Saud Kadim.

Baca Juga :  DPRD Halmahera Barat Gelar Paripurna Ranperda Perubahan APBD 2025

“Dalam pertemuan itu, beliau langsung menghubungi Ketua Komisi agar segera mendorong Kemenpan-RB membuka akses server untuk Halbar dan beberapa kabupaten lain di Maluku Utara. Alhamdulillah, beliau menyatakan siap menyampaikan hal ini secara langsung ke Kemenpan-RB,”jelasnya.

Dengan adanya dukungan politik dari tingkat pusat, DPRD Halbar optimistis proses pengusulan tenaga honorer paruh waktu akan tetap berjalan, meski kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tekanan besar akibat pemangkasan anggaran. (Ghe/Red)

Berita Terkait

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku
Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis
Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan
Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:08 WIB

UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:19 WIB

Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Berita Terbaru

error: