terasmalut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat bersama PT Telkomsel resmi mengoperasikan 15 unit Tower Base Transceiver Station (BTS) sebagai bagian dari penguatan infrastruktur telekomunikasi daerah.
Peresmian dipusatkan di Desa Bataka, Kecamatan Ibu Selatan, dan dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Barat, James Uang, serta Vice President Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, Senin (15/12/2025).
Pengoperasian 15 BTS ini menjadi langkah strategis percepatan transformasi digital di Halmahera Barat, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan konektivitas sebagai kebutuhan dasar melalui program prioritas “Halbar Berdering”.
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Barat James Uang menegaskan bahwa “Halbar Berdering” merupakan satu dari tujuh program prioritas pemerintah daerah yang dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan di era digital.
“Bagi saya, penyediaan jaringan yang baik di era sekarang adalah kebutuhan mendasar,” ujar Bupati James.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan jaringan internet yang andal memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan modern, khususnya pada sistem administrasi dan pengelolaan keuangan berbasis digital yang menuntut transparansi dan akuntabilitas.
“Tuntutan era sekarang adalah menggunakan sistem online. Harus kita dorong untuk tidak lagi menggunakan cara-cara manual. Sekali lagi, terima kasih kepada pihak Telkomsel atas kerja samanya untuk menyukseskan Halmahera Barat Berdering,” katanya.
Sementara itu, Vice President Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, menilai peresmian BTS ini sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan telekomunikasi.
“Kami dari Telkomsel sangat setuju dengan statement kolaborasi itu. Bagaimanapun juga, kami tidak bisa berdiri sendiri. Kerja sama dengan pemerintah setempat amat sangat kami utamakan,”kata Anky Arief.
Ia menambahkan bahwa Telkomsel memiliki komitmen kuat untuk terus membangun infrastruktur jaringan, khususnya di wilayah yang masuk dalam kategori 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), termasuk wilayah Maluku Utara.
“Kami merasa terkejut dengan progres pembangunan 15 BTS ini, di mana total 12 site yang awalnya direncanakan sudah berhasil on air semuanya tahun ini,”imbuhnya.
Anky berharap, penguatan jaringan yang dilakukan Telkomsel dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok desa, sekaligus menjadi fondasi awal pengembangan layanan digital yang dapat direpresentasikan di tingkat provinsi hingga nasional.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Halmahera Barat, Sahmi Salim, menyampaikan bahwa pembangunan 15 tower BTS dalam satu tahun merupakan capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di Halmahera Barat, bahkan di tingkat Provinsi Maluku Utara.
“Pembangunan 15 tower BTS dalam satu tahun dan dilaksanakan secara bersamaan, ini adalah yang pertama terjadi di Halbar di masa kepemimpinan Bupati James Uang-Djufri Muhamad, dan merupakan investasi langsung Telkomsel melalui mitra-mitra, dengan tujuan memberikan kenyamanan dalam berkomunikasi dan mendorong akses digitalisasi bagi masyarakat sesuai dengan visi Halbar Berdering,”jelas Sahmi.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen bersama antara Pemerintah Daerah Halmahera Barat dan PT Telkomsel untuk memastikan masyarakat memperoleh akses jaringan 4G dan layanan internet yang merata, meskipun peresmian secara simbolis dipusatkan di Desa Bataka.
Sebagai informasi, 15 tower BTS Telkomsel yang diresmikan tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Ibu Selatan sebanyak 5 site, Kecamatan Ibu 3 site, Kecamatan Ibu Utara 2 site, Kecamatan Loloda 2 site, Kecamatan Sahu Timur 2 site, serta Kecamatan Jailolo Selatan 1 site.*(Ghe/Red)















