Sejumlah Perangkat Adat Suku Sahu Jio Talai Padusua Dikukuhkan Dalam Ritual Uci Orom Sasadu

- Jurnalis

Rabu, 20 September 2023 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa (dok/terasmalut)

Foto Istimewa (dok/terasmalut)

 

terasmalut.id, Jailolo — Dewan Adat Suku Sahu Jio Talai Padusua, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara menggelar Ritual Uci Orom Sasadu. 20 September 2023.

Ritual Uci Orom Sasadu yang dilaksanakan di Desa Loce, Kecamatan Sahu itu dirangkaikan dengan prosesi ritual pengukuhan Wakil Ketua Dewan Adat Suku Sahu Jio Talai Padusua dari unsur Talai kepada Bapak Mesak Falila, Wakil Ketua dari unsur Padusua Bapak Deklius Radjabaikole, Bendahara selaku Bendahara (ngale makuku) dan Kapita kepada bapak Yanus Latu.

“Ada dua tahapan prosesi, yang pertama dilakukan Sisaro atau pengenaan jubah atau baju lipa) yang dilaksanakan oleh Dewan Penasehat Co’ong Tumding dan Bobita atau pesan adat oleh Ketua Dewan Adat Suku Sahu Jio Talai Padusua,”ungkap Robinson Missi kepada Wartawan, Jumat (22/09/23).

Dikatakan Robinson, Bahwa Dewan Adat suku sahu sudah disepakati oleh 28 Desa di suku sahu Jio Talai Padusua pada tanggal 19 November 2008 di Sasadu Lamo Jailolo, namun dalam perkembangannya sudah menjadi 32 desa.

“Jadi saat ini sudah tersebar di 3 kecamatan yakni Sahu, Sahu timur, dan Jailolo, olehnya itu kehadiran lembaga adat ini sudah sesuai dengan Perda No.8 Tahun 2008 Tentang Pemberdayaan, Pelestarian, perlindungan dan Pengembangan adat Istiadat serta lembaga Adat dalam wilayah kabupaten Halmahera Barat,”katanya.

Baca Juga :  Resmikan Gereja Ebenheizer di Loloda, Warga Harap Pemerintahan JUJUR Masih Berlanjut

Bahkan menurut Ketua Dewan Adat ini, juga telah terdaftar di kementrian hukum dan HAM RI Nomor AHU.00453.60.10.2014 tertanggal 04 september 2014, bahwa Dewan Adat Suku Sahu Jio Talai Padusua yang beraktifitas di Walalolom (Rumah Berkumpul) Jln Pembangunan No 1 Desa Gamomeng Kec Sahu Timur digawangi oleh dirinya sendiri yang juga selaku Ketua dewan Adat dengan jabatan “mangamior Jio”.

“Frizer Giwe selalu Sekretaris “Juru Lefo” dan Maryani Dengo selaku Bemdahara “ngale magugu” prosesi pengukuhan yang juga disaksikan oleh wakil bupati Halmahera Barat bapak Jufri Muhamad yang juga bertnis Sahu Soaraha dari Garis Ayah dan Talai dari Garis ibunya,”bebernya.

Wakil ketua I DPRD Halbar itu mengapresiasi adanya penguatan kelembagaan adat sehingga sinergi antara Pemerintah adat dan keagamaan sangat dibutuhkan dalam membangun Halbar dengan program prioritas pemerintahan Jujur.

“Masyarakat adat suku sahu jio Talai Padusua akan siap membantu Pemerintah daerah dalam membangun halmahera barat, sehingga kontribusi suku sahu jio talai padusua tergambar jelas dalam lambang daerah kabupaten Halmahera barat dimana terdapat Logo “sasadu” dan juga karya budaya selaku warisan budaya Tak Benda berupa, Sasadu, tarian legu salai, uci orom sasadu, maloar sahu (perkawinan), Pakaian Adat, Hukum Dolasiwor, Koboro Saya, wela-wela (tradisi tanam padi) Nasi cala (nasi kembar),”ungkap Robinson

Baca Juga :  Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

“Jadi sudah diperjuangkan bersama Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Halmahera Barat telah resmi ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemendikbud RI, sehingga Bahasa sahu juga telah menjadi Muatan Lokal yang diajarkan di sekolah,”imbuhnya.

Ia menyebut, sengketa lahan di 9 desa juga menjadi atensi Lembaga adat, Suku Sahu Jio Talai Padusua yang juga sudah Punya Moseum yang akan menyimpan semua karya seni dan budaya suku sahu Jio Talai Padusua yang tidak lama lagi akan diresmikan.

“Untuk Prosesi pengukuhan di desa sasadu desa loce adalah bagian dari apresiasi dalam catatan sejarah dengan Gagasan besar yang menyatukan lembaga adat di 28 desa,”pungkasnya.*(Ghez).

Berita Terkait

Pemkab Halbar Hibahkan Aset Pelabuhan Jailolo ke UPP untuk Optimalisasi Pengembangan
Bupati James Uang Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pengembangan Jagung di Halbar
Jailolo Front Diproyeksikan Perkuat Wajah dan Ekonomi Ibu Kota Halbar
Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah
25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial
Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Berita ini 233 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:16 WIB

Pemkab Halbar Hibahkan Aset Pelabuhan Jailolo ke UPP untuk Optimalisasi Pengembangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:51 WIB

Bupati James Uang Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pengembangan Jagung di Halbar

Senin, 14 September 2026 - 12:24 WIB

Jailolo Front Diproyeksikan Perkuat Wajah dan Ekonomi Ibu Kota Halbar

Rabu, 9 September 2026 - 10:51 WIB

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Berita Terbaru

error: