JAILOLO, TM — Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mulai melaksanakan Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepala BKD Halbar, Fransiska Renjaan kepada terasmalut.id menyampaikan, seleksi tes PPPK dengan tahapan tes Kompetensi (Teknis, Manajerial, Sosiokultur dan Wawancara) sudah mulai dilaksanakan yang akan berlangsung selama enam hari dengan sistem CAT BKN.
“Untuk tes-nya dilaksanakan secara online yang akan berlangsung selama enam hari mulai dari Selasa 10 Desember hingga 16 Desember 2024,”ungkap Fransiska.
Selain itu, Fransiska menghimbau kepada pelamar yang mengikuti tes seleksi PPPK se-halmahera barat agar tidak terlambat ke lokasi ujian saat mengikuti seleksi kompetensi.
“Untuk hari ini telah berlangsung sesi pertama, meskipun sempat tertunda kurang lebih 2 jam karena gangguan jaringan internet Telkomsel , di wilayah Maluku Utara,”terangnya.
Ia menyebut, Setiap tes yang dilaksanakan selama enam hari, hari pertama dibentuk dalam dua sesi , masing-masing sesi sebanyak 50 peserta sehingga total peserta di hari pertama sebanyak 100 orang, sementara di hari selanjutnya terdapat tiga sesi (150) peserta.
“Untuk peserta pelamar terhitung sebanyak 909, namun formasi yang disediakan sebanyak 464, masing-masing diantaranya Nakes 124 , Satpol-PP 165, Guru 50 dan teknis 290 sehingga total formasi yang tersedia sebanyak 464,”ungkapnya.
Sementara Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad mengatakan, bahwa Pemerintah daerah halmahera barat mulai melaksanakan tes PPPK hari ini, yang diikuti kurang lebih 909 orang yang memperebutkan kurang lebih 464 formasi.
“Tes semulanya diagendakan pada Pukul 11.00 WIT, namun karena mengalami kendala jaringan sehingga terpaksa harus molor karena disebabkan gangguan jaringan internet,”ucap Djufri
“Dan Untuk tes-nya langsung dipandu atau diawasi oleh BKN regional 9 manado. Kita berharap setelah berlangsungnya tes tidak lagi terjadi gangguan internet sehingga peserta tes bisa melaksanakan tes tanpa ada gangguan lagi,”ketusnya.
Djufri juga berharap agar semua formasi atau kuota ini dapat dipenuhi sesuai dengan yang diminta. Selain itu menurutnya, tes kali ini didominasi oleh Jurusan Kesehatan dan Satpol-PP, dan untuk tenaga pendidikan mengalami penurunan yang hanya kurang lebih 50 formasi, selain itu ada juga tenaga teknis yang dibagi dalam beberapa Dinas.
“Jadi seluruh peserta diharapkan agar mengikuti dengan serius sehingga bisa mencapai nilai sesuai passing grade yang ditentukan oleh Kemenpan-RB,”tandas Wakil Bupati.
Bagi masyarakat yang mau melihat score nilai peserta tes setiap sesi dapat mengakses via canal YouTube BKN regional XI Manado dibawah ini :
https://www.youtube.com/live/ZrmU_n1ILo8?si=_bPYxPi8RQIGRtNH














