Singkronisasi Program Pemkab, DPMPD Halbar Gelar Rakor Pemberdayaan Ekonomi Masyrakat

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa (dok/terasmalut)

Istimewa (dok/terasmalut)

 

JAILOLO, terasmalut — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Halmahera Barat, Maluku Utara, menggelar Rapat koordinasi pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam rangka singkronisasi program Kabupaten Halmahera Barat Tahun 2024.

Kegiatan dengan tema besar Transformasi Desa Berkelanjutan dengan subtema “Rapat Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dalam Rangka Sinkronisasi Program Kabupaten Halmahera Barat Tahun 2024” ini dibuka langsung oleh Bupati James Uang, berlangsung di Aula Bidadari, Kantor Bupati, Selasa (21/05), dan dihadiri Ketua TP PKK, Meri Popala, seluruh Kepala Desa dan para Ketua BPD, Camat, tim TEKAD, Apdesi, duta Digital, kepala dan Staf DPMPD, serta Kepala OPD di lingkup Pemerintah Halmahera Barat.

Bupati James Uang dalam sambutannya menyatakan, rapat koordinasi dan sinkronisasi program perlu dilaksanakan dalam rangka peningkatan pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat Desa.

Kegiatan sinkronisasi ini, kata James, juga sebagai wadah untuk membahas intervensi masing masing OPD dan stakeholder terhadap pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Halmahera Barat pada Tahun 2024.

Baca Juga :  Sebanyak 105 Siswa-Siswi SMK 5 Kota Ternate Praktek Kerja Lapangan di RSUD Jailolo

“Sehingga dengan adanya masukan dan saran dari berbagai pihak dalam rapat koordinasi ini diharapkan program dan kegiatan yang direncanakan tepat sasaran sesuai dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat,”jelasnya.

Selain itu Kepala Dinas PMD Julius Marau saat dikonfirmasi mengaku l, Tujuan dari kegiatan ini agar tersinkronisasi Antara program-program pemberdayaan di Halmahera Barat.

Menurutnya, dari hasil evaluasi Dari Dinas PMD ada banyak program pemberdayaan yang belum tersinkronisasi dengan baik.

“Yang diharapkan agar ada keberlanjutan pada saat program itu sudah selesai kemudian semua elemen pemberdayaan di Kabupaten Halmahera Barat Pemerintah daerah diantaranya SKPD dan elemen-elemen lain yang diluar pemerintahan daerah diantaranya organisasi Tekad, kehutanan sosial, duta digital, agar terus membangun koordinasi,”jelasnya.

Baca Juga :  Ketum dan Ketua Bidang Kemaritiman DPP Dikabarkan Hadir Pada Konferda Ke-II DPD GMNI di Halbar, Ini Harapan Sekretaris 

Mantan Kepala BP3D ini menyebutkan, banyak kegiatan yang tidak berjalan karena bersentuhan dengan kegiatan lain program kerja itulah yang diharapkan dari effort kegiatan ini untuk dapat tersinkronisasi dengan baik.

“Kita juga harapkan agar output dari kegiatan ini itu menjadi referensi bahan bagi Pemerintah Daerah menyusun kerangka kebijakan yang akan datang misalnya program-program dari Tekad dan lainnya selesai maka Pemerintah daerah seharusnya melakukan apa karena ini ada keberlanjutan,”ujarnya.

Menurutnya, Agar menemukan sebuah kerangka pandangan yang berkelanjutan. Harapan dari kegiatan ini bisa menjadi bahan masukan untuk dijadikan referensi menyusun kebijakan.

“Kemudian harapan kedua terjadinya Sinkronisasi dari program-program kegiatan yang dilakukan oleh elemen-elemen pemberdayaan yaitu Tekad dan sebagainya,”jelasnya

Ia juga berharap ke rekan-rekan pers agar ada aspek edukasi dalam menyampaikan informasi yang bisa memicu, dan memantik tumbuhnya pemberdayaan.

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:53 WIB

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Jumat, 24 April 2026 - 08:52 WIB

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

error: