Tamsil Dipotong, Bendahara Disdikbud Halbar Akui Ada Kesalahan Pembayaran Pajak Akibat Banyak Kerjaan

- Jurnalis

Senin, 16 Januari 2023 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Guru saat mengantri pengambilan Tamsil di Disdikbud Halbar

Sejumlah Guru saat mengantri pengambilan Tamsil di Disdikbud Halbar

JAILOLO, defactonews.co — Pemotongan pembayaran Tambahan Penghasilan (Tamsil) triwulan IV melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) dikeluhkan oleh sejumlah penerima (Guru) setempat.

Pasalnya, pemotongan yang diduga dilakukan oleh Disdikbud Halbar itu sebesar Rp.56.500,- dari jumlah penerima Guru sebanyak 638 itu disebut tidak ada penyampaian alasan pemotongan.

Salah satu guru yang enggan menyebut namanya itu ketika dikonfirmasi mengaku kecewa karena tamsilnya harus dipotong dengan tanpa alasan.

Menurutnya, tamsil triwulan IV periode Oktober-Desember 2023 yang seharusnya dibayar pada bulan Desember akhir bukan justru dibayar pada pertengahan tahun Januari 2023.

“Kita diundang datang ke Disdikbud untuk pembayaran Tamsil triwulan IV, ternyata setelah terima yang seharusnya perbulan 250 ketika menerima sebanyak tiga bulan malah dipotong sebesar Rp.56.500,”sesalnya.

Baca Juga :  Wabup Halbar Djufri Muhamad Salurkan BLT-BBM ke Warga 10 Desa

Sementara Bendahara Pengeluaran Disdikbud Halbar Insani, ketika dikonfirmasi mengaku alasan pemotongan tersebut karena diakhir tahun 2022 kemarin pihaknya mengalami tumpukan pekerjaan yang begitu padat sehingga terjadi kesalahan pembayaran pajak.

“Jadi kenapa ada pemotongan, karena diakhir tahun kemarin kita mengalami tumpukan pekerjaan yang begitu padat, sehingga ada kesalahan pembayaran pajak yang dimana sisa swit dana itu masuk di kelebihan pajak atau billing nya kelebihan,”akunya.

Selain itu, Insani mengaku pihaknya sudah mencoba mengkonfirmasi terkait kesalahan pembayaran pajak ke Bank BPD tetapi disampaikan bahwa kesalahan pembayaran tersebut sudah di debt ke kas negara.

“Ketika kita konfirmasi ke Bank BPD, mereka bilang itu sudah di debt ke rekening pajak yang masuk ke kas negara. Dan dana itu akan dikembalikan hanya saja pengurusannya agak panjang karena ini masuk ke rekening pajak kas negara,”akunya.

Baca Juga :  Gubernur Malut Kukuhkan Pengurus BPC Sibualamo Halmahera Barat

Insani menambahkan, Karena Anggaran Tamsil yang ditransfer terjadi kekurangan, maka pihaknya menginisiatif untuk tarik tunai dan pembayarannya dilakukan secara manual.

“Jadi yang diterima saat ini hanya sebesar Rp. 712.000, Maka kami menjanjikan di pembayaran tamsil berikutnya ditambah dengan yang dipotong sebelumnya,”cetusnya.

Terpisah, Kepala Disdikbud Halbar Rosberi Uang, saat hendak dikonfirmasi dirinya mengaku masih sibuk sehingga belum bisa memberi tanggapan.

“Maaf, saya masih sibuk,”singkat Rosberi

 

 

Penulis : Eghez

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Berita ini 224 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Berita Terbaru

error: