UPP Jailolo Pastikan Layanan Laut Tetap Aman Usai KM Nggapulu Terakhir Bersandar

Pengalihan armada untuk angkutan Nataru sebabkan perubahan rute layanan ke Maluku Utara

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KM Ngapulu tampak bertolak dari Pelabuhan Jailolo (Dok/Ist)

KM Ngapulu tampak bertolak dari Pelabuhan Jailolo (Dok/Ist)

terasmalut — KM Nggapulu, kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero, dipastikan tidak lagi melayani Pelabuhan Jailolo pada sisa tahun 2025. 

Kapal berkapasitas ribuan penumpang ini sebelumnya menjadi salah satu tulang punggung konektivitas laut wilayah barat hingga timur Indonesia, termasuk melayani rute panjang lintas pulau dengan fasilitas standar penumpang dan kargo.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Jailolo, Rosihan Gamtjim, menjelaskan bahwa kunjungan terakhir KM Nggapulu ke Jailolo telah terjadi sesuai jadwal yang ditetapkan sebelumnya. 

“Sesuai jadwal, tanggal 7 kemarin merupakan terakhir KM Nggapulu masuk di Pelabuhan Jailolo,” ujar Rosihan saat dikonfirmasi. Minggu 14 Desember 2025.

Baca Juga :  Sepanjang 2021, BPN Halbar Salurkan 5.500 Sertifikat Tanah ke Warga Secara Gratis

Ia menambahkan, berakhirnya layanan kapal tersebut bukan disebabkan oleh kendala teknis pelabuhan, melainkan karena pengaturan armada nasional yang dilakukan PT PELNI menjelang periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada fase tersebut, KM Nggapulu dialihkan untuk memperkuat layanan transportasi laut di wilayah Indonesia bagian barat.

“Untuk tahun 2025 ini sudah berakhir, karena kapal digunakan untuk melayani angkutan Nataru di Indonesia bagian barat,” kata Rosihan menegaskan.

Meski demikian, Rosihan memastikan bahwa keberlanjutan layanan transportasi laut di Jailolo tetap menjadi perhatian. PT PELNI, bersama otoritas pelabuhan, telah menyiapkan rencana penggantian armada agar konektivitas laut masyarakat tidak terputus dalam jangka menengah.

Baca Juga :  Gandeng Bapenda Halbar, BPN Gelar Internalisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

“Ke depan, KM Nggapulu akan digantikan oleh KM Sangiang, dan itu dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026,”ungkapnya.

Sementara untuk periode jelang Nataru tahun ini, Ia menilai ketersediaan armada kapal yang masih aktif melayani pelabuhan tersebut berada dalam kondisi relatif mencukupi, baik dari sisi frekuensi maupun kapasitas angkut penumpang.

“Kalau untuk saat ini, khususnya jelang Nataru, armada yang melayani Jailolo masih cukup memungkinkan dan kebutuhan transportasi masyarakat masih dapat terakomodasi,” tutup Rosihan.*(Ghe/Red)

 

Berita Terkait

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH
Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan
Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif
Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:41 WIB

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Nahkoda Baru Puskesmas Sidangoli, Syahbudin Bawa Komitmen Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Berita Terbaru

error: