Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah

Distrik Navigasi Kelas I Ambon Siap beri dukungan dan siap menerbitkan rekomendasi setelah survei lokasi labuh jangkar di Barataku

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadishub Halbar, Fabianus Atajalim bersama KUPP Jailolo Rosihan Gamtjim saat menyambangi Direktur Perhubungan Laut Kemenhub RI (Dok/Ist)

Kadishub Halbar, Fabianus Atajalim bersama KUPP Jailolo Rosihan Gamtjim saat menyambangi Direktur Perhubungan Laut Kemenhub RI (Dok/Ist)

terasmalut — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat terus bergerak cepat untuk membuka akses transportasi laut di wilayah Loloda Tengah. Langkah ini diperkuat melalui pertemuan luring (Offline) antara Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Halmahera Barat, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Jailolo, Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla), serta jajaran terkait.

Pertemuan tersebut khusus membahas rencana labuh jangkar kapal perintis KM Sabuk Nusantara di Barataku, Loloda Tengah.

Kadishub Halmahera Barat menyatakan bahwa pemerintah daerah siap memenuhi sejumlah poin yang menjadi tanggung jawab mereka. Salah satu syarat paling krusial agar KM Sabuk Nusantara bisa segera beroperasi dan melakukan labuh jangkar adalah adanya rekomendasi resmi dari Distrik Navigasi Kelas I Ambon.

“Kami berkomitmen penuh dan beriktikad baik dengan langsung bertolak ke Ambon untuk berkoordinasi. Kami sudah bertemu langsung dengan Kepala Distrik Navigasi Ambon. Hasilnya, mereka berkomitmen penuh dan mendukung penuh rencana labuh jangkar KM Sabuk Nusantara ini,”ujar Fabianus Atajalim ketika dikonfirmasi media, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga :  Sinergi DPRD Halbar dan DPR RI, Pembangunan Jalan Loloda Tengah–Matui Digenjot

Sebagai langkah tindak lanjut, Fabianus mengatakan Pemkab Halmahera Barat, KUPP Kelas III Jailolo, dan tim teknis dari Distrik Navigasi Kelas I Ambon dijadwalkan akan segera turun ke lapangan. Mereka akan meninjau langsung kesiapan lokasi labuh jangkar di Barataku.

Fabianus mengungkapkan, bahwa pihak Distrik Navigasi Kelas I Ambon bahkan meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat segera mengirimkan surat resmi dalam waktu dekat. Surat tersebut menjadi dasar agar tim gabungan bisa langsung turun bersama melakukan survei area. Setelah survei selesai, surat rekomendasi resmi akan langsung diterbitkan di Jailolo menggunakan tanda tangan elektronik guna memangkas birokrasi.

“Untuk sementara, poin paling penting adalah rekomendasi tersebut. Pihak Navigasi sangat mendukung, bahkan mereka meminta jika bisa peninjauan dilakukan secepat mungkin. Saat ini kami sedang menunggu arahan dari Pak Bupati untuk pelaksanaan survei lapangan,”tambahnya.

Baca Juga :  Sinergitas Dengan Kejari Halbar, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Sementara itu, terkait teknis naik turun penumpang, Mantan Camat Loloda Tengah ini mengaku Pemkab Halmahera Barat juga tengah menyiapkan solusi jangka pendek dan jangka panjang. Untuk kebutuhan long boat, Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan pihak Lalu Lintas Angkutan Laut. Namun, selama fasilitas tersebut disiapkan, aktivitas penyeberangan penumpang dari kapal ke darat akan memanfaatkan perahu lokal terlebih dahulu. Sementara itu, untuk pembangunan fasilitas tambatan perahu permanen, Pemda akan membicarakannya lebih lanjut dengan kementerian terkait.

Fabianus menyampaikan, Pemkab Halmahera Barat menargetkan seluruh proses administratif dan teknis ini dapat rampung dalam waktu dekat.

“Kita doakan semua berjalan lancar dan cepat. Kami upayakan di tahun baru ini, KM Sabuk Nusantara sudah bisa resmi melayani masyarakat di Loloda Tengah dan sekitarnya,” pungkasnya.(Ghe/Red).

Berita Terkait

Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar
HUT ke-25, Demokrat Halbar Gelar Lomba Rakyat dan Pidato AHY Muda
Bupati Halbar Konsultasikan Hak Keuangan Daerah ke Kemendagri, Perjuangkan Kepastian Dana Transfer APBN
Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis
Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan
Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
SEMAINDO Tagih Transparansi Polres Halbar dalam Penanganan Kasus RMD
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:53 WIB

HUT ke-25, Demokrat Halbar Gelar Lomba Rakyat dan Pidato AHY Muda

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:19 WIB

Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Respons Aksi Warga Loteng, Irene : Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Trayek Kapal Akan Diperjuangkan

Berita Terbaru

Vicky ollo

Opini

Kemerdekaan dan Krisis Moral Bangsa

Senin, 3 Agu 2026 - 19:50 WIB

error: