Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Akibat Banjir Rob, Sepuluh Rumah Warga di Halbar Rusak Berat

- Jurnalis

Rabu, 8 Desember 2021 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Ade Fabanyo, Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Barat

M Ade Fabanyo, Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Barat

JAILOLO, Hujan deras disertai angin kencang dan gelombang pasang mengakibatkan rumah warga di tiga desa pesisir Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) rusak berat.

Berdasarkan data yang dihimpun defactonews.co, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Barat, bahwa tiga desa yang terkena dampak bencana alam tersebut yakni Desa Peot, Desa Sasur Pantai dan Desa Gorogoro.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) M Ade Fabanyo, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (08/12) menyampaikan, Akibat dari gelombang pasang atau banjir rob itu, rumah warga tiga desa yang berada di pesisir pantai mengalami rusak berat.

“Setelah saya turun langsung ke tiga desa itu, banyak rumah warga yang rusak akibat banjir rob. sehingga beberapa hari ini kita punya konsentrasi disitu, karena sejauh ini kita baru menerima laporan dari ketiga desa tersebut,”ungkapnya.

Baca Juga :  Rolling Pejabat di Pemkab Halbar Tunggu Hasil Briefing

Setelah memperoleh informasi, Ia mengatakan pihaknya bersama-sama dengan pemerintah desa langsung mengevakuasi warga yang terdampak di balai desa untuk menghindari ancaman banjir rob.

“Desa peot sendiri terdampak sebanyak 20 KK, rusak berat 2 rumah dan 18 KK rusak sedang, Desa Gorogoro semua 61 rumah yang terdampak tetapi 7 rumah rusak ringan dan 7 rumah rusak berat, sedangkan Desa Sasur pantai terdapat 1 rumah yang rusak berat karena posisi rumah memang terlalu mendekati bibir pantai,”beber Ade.

Ia mengaku, selain desa peot, Desa Sasur dan Gorogoro akses jalan darat cukup sulit untuk ditempuh, namun pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemerintah desa setempat untuk selalu menginformasikan kondisi warga di desa yang terkena dampak apabila membutuhkan bantuan.

“Desa sasur dan Desa Gorogoro akses jalannya kurang bagus, jadi harus melalui jalur laut namun kita tetap berupaya untuk masuk ke dua desa itu, dan untuk baverstok kita komunikasikan dengan dinas sosial agar segera disediakan. dan mereka bilang sudah siap, jadi besok pagi baru kita menuju ke dua desa tersebut,”ucap Ade Fabanyo.

Baca Juga :  Gelar Temu Kangen dan Ibadah Natal, Alumni 90' SMPN Susupu Santuni Janda dan Lansia

Ade berharap, Seluruh kepala desa yang berada di wilayah halbar khususnya yang bermukim di pesisir pantai, dengan adanya situasi saat ini kepala desa dapat membatasi aktivitas warga yang berkaitan dengan laut dan segera bangun komunikasi dengan BPBD.

“Kami berharap kepala desa segera bangun komunikasi dengan kami serta bentuk tim dan posko siaga bencana sehingga gampang mendapatkan informasi terkait dengan kebencanaan yang tengah diperhadapkan,”ujarnya.

“Selain itu, dengan adanya bencana banjir rob, kita akan membangun pos komando untuk mengantisipasi gelombang susulan serta angin kencang dan hujan yang mengancam rumah warga,”tandas Kepala BPBD.

 

Berita Terkait

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya
Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?
Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta
Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Rabu, 22 April 2026 - 17:23 WIB

Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain

Rabu, 22 April 2026 - 12:41 WIB

Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang

Senin, 20 April 2026 - 23:19 WIB

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?

Berita Terbaru

Kepala Disdikbud Halbar, Rosbery Uang (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Rabu, 22 Apr 2026 - 18:08 WIB

Tampak Siswa SD N 12 Halmahera saat menjalani Tes Kemampuan Akademik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain

Rabu, 22 Apr 2026 - 17:23 WIB

melda Azzahra Tude(Sekritaris DPW BRINUS MALUT

Halmahera Barat

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 Apr 2026 - 23:19 WIB

error: