Miris! di Halbar Beasiswa Diperuntukkan Bagi Anak Pejabat, Masyarakat Ekonomi Lemah Gigit Jari

- Jurnalis

Selasa, 30 Agustus 2022 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Albert Hama, Ketua Fraksi PKB (Eghez/defactonews)

Albert Hama, Ketua Fraksi PKB (Eghez/defactonews)

JAILOLO, defactonews.co – Lazimnya beasiswa seharusnya diperuntukkan bagi anak dari keluarga yang kurang mampu. Ternyata di Halmahera Barat diduga anak dari Bupati Halbar dan Sekretaris Daerah Sekda Halbar mendapat beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

Hal itu mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PKB Albert Hama saat dikonfirmasi dikantor DPRD Halbar Selasa (30/08) tadi, ia menyatakan, Soal beasiswa Kedokteran yang melekat di Pemerintah Daerah (Pemda) Halbar yang bekerja sama dengan Universitas Khairun Ternate.

Ternyata terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi I bersama mitra kerjanya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halbar beberapa waktu lalu ditemukan ada anak-anak pejabat menjadi bagian dari orang-orang yang mendapat beasiswa kedokteran.

Albert menyebutkan, terungkap ada 10 mahasiswa yaitu anak pejabat di Kantor Bupati Halbar yang menerima beasiswa, dua diantaranya sudah melakukan pencarian sementara 8 orang lainnya belum.

Ia juga pertanyakan, terkait kriteria untuk mendapatkan beasiswa di Fakultas Kedokteran Unkhair Ternate yang dibiayai oleh Pemda Halbar kira-kira apa saja kriterianya.

“Dimintakan, Pemkab Halbar agar mengungkapkan secara terbuka dan dipublish ditengah-tengah masyarakat supaya masyarakat bisa memahami,”tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Halmahera Barat Apresiasi Peran Warga Jawa di Tanah Dodomi

Menurutnya, informasi beasiswa jangan ditutup-tutupi, agar supaya masyarakat yang punya anak baru lulusan SMA bisa mengikuti secara terbuka, sehingga kriteria terkait dengan warga tidak mampu mendapatkan beasiswa dan anak-anak yang punya kemampuan dalam akademik, bisa lolos mengikuti seleksi beasiswa kedokteran, karena itu yang sangat penting.

“Tapi ini yang kita lihat anak pejabat yang mendapatkan beasiswa yang didalamnya anak Bupati Halbar dan juga Sekda Halbar, sementara putra putri daerah yang ekonominya lemah yang seharusnya tersentuh beasiswa tersebut malah dibiarkan gigit jari,”sesalnya.

Anggota Komisi I DPRD Halbar ini mengingatkan, Pemda jangan bermain dengan uang daerah karena rakyat sekarang lagi butuh sentuhan Pemerintah terkait dengan Program Halbar Cerdas.

“Bukan berarti mereka diam-diam menyodorkan anak-anak mereka dapat beasiswa, sementara yang lain tidak mendapatkan sentuhan dari Pemerintah ini termasuk persoalan besar,” ujarnya.

Ia juga mengancam, akan membuka semua anak-anak pejabat siapa saja yang mendapat anggaran beasiswa secara tertutup yang dititipkan di Dinas-dinas tertentu Di Pemda Halbar.

“Saya akan buka semua karena semua pejabat saya tahu. Mereka punya anak kuliah dimana, titip anggarannya dimana ?, saya tahu semua nanti saya akan buka satu persatu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tiga Pintu Masuk Area Perkantoran Pemkab Halbar Mulai Dipasang Portal Untuk Truk Berat

Albert mengaku, tidak semua anak pejabat tetapi yang menjadi persoalan saat ini kenapa anak Bupati dan Sekda harus dapat beasiswa sementara mereka punya pendapatan sudah lebih dari cukup.

“Sementara saat ini rakyat kecil tidak mendapatkan beasiswa itulah persoalannya. Padahal persyaratannya untuk warga yang tidak mampu,”katanya.

Albert juga menyebutkan, anggaran untuk beasiswa berkisar Rp.750 juta. Per mahasiswa dihitung untuk persemester sejumlah Rp.25 juta.

“Yang jadi persoalan itu 10 orang itu anak pejabat, dua diantaranya sudah cair sementara delapan orang lainnya belum cair, sedangkan batas waktu untuk pembayaran semester pada hari ini,” jelasnya.

“Ini komentar awal saya nanti saya akan membuka tabir satu demi satu terkait anak pejabat yang menikmati keuangan Daerah di Halmahera Barat, sementara rakyat kecil tidak pernah menikmati,”cetus Albert

“Program Halbar cerdas itu harus menyentuh secara menyeluruh, Pemda Halbar harus menjelaskan secara mendetail point-point yang bakal diwujudkan, karena sementara ini belum terwujud,”pungkasnya.

 

Penulis : Eghez
Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah
25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial
Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah
Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar
HUT ke-25, Demokrat Halbar Gelar Lomba Rakyat dan Pidato AHY Muda
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:51 WIB

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah

Berita Terbaru

error: