Cuaca Ekstrim, Banjir Rob Terjang Lima Desa di Jailolo Selatan

- Jurnalis

Minggu, 5 Desember 2021 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sejumlah rumah warga di Jailolo Selatan yang terkena dampak Banjir Rob (dok/BPBD Halbar)

Tampak sejumlah rumah warga di Jailolo Selatan yang terkena dampak Banjir Rob (dok/BPBD Halbar)

HALBAR, defactonews.co Cuaca ekstrim Angin kencang disertai Banjir Rob menerjang sejumlah desa di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Minggu (05/12/2021).

Ratusan warga yang terdampak bencana terpaksa meninggalkan rumah setelah porak-poranda diterjang angin kencang dan banjir. Meskipun dalam peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa, namun kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan bencana (BPBD) Kabupaten Halbar, sebanyak lima Desa di kecamatan Jailolo Selatan yang terdampak dalam kejadian tersebut.

Baca Juga :  DPRD Halmahera Barat Desak Percepatan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu

Kepala BPBD Kabupaten Halbar, Muhammad Ade Fabanyo mengatakan, angin kencang dan banjir rob melanda wilayah Kecamatan Jailolo Selatan tepatnya di Desa Desa Tewe, Tuguraci, sidangoli Gam,Toniku dan Desa Biamaahi.

“Akibatnya Kecamatan Jailolo Selatan berdasarkan data sementara BPBD Halbar, ada 164-unit rumah terdampak banjir rob, diantaranya Tewe 51 Unit, Sidangoli Gam 42 Unit, Tuguraci 11 Unit, Toniku 45 Unit, Biamaahi 15 Unit,”ungkap Ade Fabanyo Minggu (24/12).

Baca Juga :  Peserta Calon PPPK Diminta Siapkan Diri, Berikut Jadwal Tahapan Seleksi

Dengan kejadian tersebut, BPBD kabupaten Halmahera Barat terus meninjau lokasi banjir untuk melakukan pemantauan dan pendataan untuk kebutuhan informasi.

“Jadi selain dilaksanakan pemantauan, juga serta secara bersama-sama melakukan pendistribusian logistik oleh PPK Kabupaten Halmahera barat,”ujarnya.

“Kami juga berharap agar Masyarakat selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan sangat perlu adanya rehabilitasi serta rekonstruksi talud penahan ombak atau Bronjong di Desa Tewe dan Desa Sidangoli Gam,”tandasnya.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:53 WIB

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Jumat, 24 April 2026 - 08:52 WIB

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

error: