Sejalan Dengan Nomor Urut, JUJUR Jadi Lagi Visi Halbar Aman, Adil dan Sejahtera Lebih Dimaksimalkan

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

James Uang, Calon Bupati (Pertahan) saat menyampaikan orasi Politik dalam kampanye JUJUR Jilid dua di Desa Soakonora (dok/terasmalut)

James Uang, Calon Bupati (Pertahan) saat menyampaikan orasi Politik dalam kampanye JUJUR Jilid dua di Desa Soakonora (dok/terasmalut)

JAILOLO, TM — Visi Misi Pasangan Calon Bupati Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, James Uang dan Djufri Muhamad, dipastikan lebih maksimal di Periode kedua 2024-2029.

Calon Bupati Halmahera Barat James Uang dalam orasi Politik saat melakukan kampanye di Desa Soakonora, Senin 07 Oktober 2024 (malam), menyatakan tiga poin Visi yang dirancang bersama Wakilnya Djufri Muhamad merupakan cita-cita yang paling mendasar.

“Saya dengan Pak Djufri bersepakat merumuskan Visi adalah mewujudkan halbar Aman, Halbar Adil dan Halbar Sejahtera. Jadi sebenarnya sesuai dengan nomor urut, karena visi kami ada tiga poin besar yaitu aman, adil dan sejahtera yang merupakan visi pembangunan Halmahera Barat,”ucapnya.

Dikatakan, Jika tahu membaca visi pemerintahan daerah yang telah diprogramkan sejak awal maka tentu sudah tahu pasangan James dan Djufri membawa halbar kemana sesuai visi yang tertuang.

“Yang pertama Halbar itu harus Aman, alasan visi ini dirumuskan, karena halbar merupakan daerah bekas konflik yang mengakibatkan masyarakat tercerai-berai habis-habisan hingga pembangunan ikut terbengkalai,”ungkapnya.

“Olehnya itu, Visi utama kita ciptakan halbar yang aman, Dan syukurlah dalam perjalanan tiga tahun lebih sampai dengan hari ini kepemimpinan James-Djufri, situasi dan keadaan halbar saat ini aman terkendali. Itu karena kami sering melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder, Forkopimda beserta tokoh agama supaya tetap menjaga silaturahmi,”imbuhnya.

Baca Juga :  Bak Terjun Bebas di Jurang Yang Sama, Persihalbar Didiskualifikasi Berturut-turut

Selain itu kata James pada point kedua yaitu Adil, Visi adil yang dirancang itu dengan maksud agar APBD Halbar yang kurang lebih 1 triliun yang berisikan pembangunan di dalamnya harus didistribusikan dengan mengedepankan keadilan sehingga tidak hanya terfokus pada satu kecamatan yang dibangun dan mengabaikan kecamatan lain, sebab itu menurutnya justru mencederai asas keadilan.

“Dalam tiga tahun kepemimpinan James-Djufri, kue pembangunan lebih banyak kita luncurkan ke Loloda dengan memprioritaskan pembangunan jalan, Hal ini dilakukan karena selama 79 tahun Indonesia merdeka masyarakat loloda belum menikmati jalan aspal semua melalui laut yang setiap tahunnya mengalami korban jiwa di mulut Kuala Ibu. Dan Alhamdulillah setelah jalan kita bangun, sampai saat ini tragedi korban di mulu Kuala sudah tidak ada lagi karena mereka sudah lebih sering melewati jalan darat,”ucapnya.

“Kita di Kecamatan Ibu sampai ke Jailolo selatan itu hanya mengalami Jalan rusak tetapi kasihan saudara-saudara kita di Loloda belum menikmati Jalan, jadi itu yang dimaksud dengan Adil membagi pembangunan di semua kecamatan yang ada di Halmahera Barat,”sambung James.

Baca Juga :  Jelang Pencoblosan, Bawaslu Halbar Gelar Rakor Bersama Stakeholder

Olehnya itu, dirinya berpendapat jika Loloda sudah dituntaskan maka di kecamatan lain pada tahun berikut akan digerakkan dengan program pekerjaan lain. Sebab dalam tiga tahun saja tentu tidak akan maksimal dalam sekali jalan untuk berlaku Adil apalagi dengan keterbatasan anggaran sehingga harus bertahap sesuai dengan anggaran yang dimiliki.

Sementara Visi yang ketiga yaitu Sejahtera, yang merupakan kewajiban dasar yang harus diupayakan sebagai manusia, sebab hidup kalau tidak sejahtera menurutnya semua akan berfikiran negatif.

Untuk itu, lanjut Wakil Ketua DPD Demokrat Malut ini menyebut, bahwa pembangunan yang dilaksanakan harus bisa mengangkat harkat dan martabat masyarakat halmahera barat. Dan itu sudah banyak upaya yang dilakukan oleh Pemerintah JUJUR namun dengan keterbatasan anggaran serta waktu jabatan yang singkat maka sampai hari ini belum bisa maksimal.

“Dari tiga visi halbar aman adil dan sejahtera kemudian di breakdown dalam tujuh program perioritas yaitu Halbar Sehat, Halbar Cerdas, Halbar Sejahtera, Halbar Terang, Halbar Berdering, Halbar Religius, dan Halbar Nyaman, yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat halmahera barat yang harus dilakukan,”terang James Uang.*(Red/Ghe).

Berita Terkait

Lepas 220 Atlet ke Porprov V Malut, James Uang: Kalian Duta Terbaik Halbar
Chuzaemah Emban Misi Besar Halbar di Porprov Malut: Prestasi dan Sportivitas Harus Berjalan Seiring
SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada
Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik
Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum
Babak Baru Polemik RSUD Jailolo, DPRD Halbar Bidik Tata Kelola dan Anggaran
Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis
Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:06 WIB

Lepas 220 Atlet ke Porprov V Malut, James Uang: Kalian Duta Terbaik Halbar

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WIB

Chuzaemah Emban Misi Besar Halbar di Porprov Malut: Prestasi dan Sportivitas Harus Berjalan Seiring

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Senin, 25 Mei 2026 - 20:50 WIB

Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:59 WIB

Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum

Berita Terbaru

Ilustrasi penyerahan bantuan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada Masjid Nurul Saffa Desa Tuada

Halmahera Barat

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

error: