Tambang dan Energi Terbarukan Siap Ngebut, Halbar Bersiap Jadi Magnet Ekonomi Baru

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati James Uang didampingi Ketua Komisi I DPRD Halbar saat melakukan pertemuan dengan Pimpinan PT. TUB (Dok/Ist)

Bupati James Uang didampingi Ketua Komisi I DPRD Halbar saat melakukan pertemuan dengan Pimpinan PT. TUB (Dok/Ist)

terasmalut— Bupati Halmahera Barat, James Uang, terus mendorong percepatan investasi strategis di wilayahnya sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Usai melakukan audiensi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, Bupati James Uang juga menggelar pertemuan penting dengan pimpinan PT TUB, perusahaan yang mengelola tambang emas di wilayah Loloda Tengah

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mencapai kesepakatan bahwa investasi tambang emas di wilayah Halmahera Barat akan segera kembali dilanjutkan. PT TUB bahkan berkomitmen untuk mempercepat tahapan kerja dan penyelesaian aspek-aspek administratif guna memulai kembali kegiatan operasional.

“Pertemuan ini membuahkan kesepahaman yang konstruktif. Kita menyepakati agar seluruh proses investasi tambang emas yang sempat tertunda dapat segera berjalan kembali,”ungkap Bupati Halmahera Barat, James Uang.

Selain sektor pertambangan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga memfokuskan perhatian pada pengembangan sektor energi terbarukan, khususnya panas bumi. James menjelaskan bahwa investasi panas bumi di wilayah Idam Dehe, Kecamatan Jailolo, kini telah memasuki fase mobilisasi alat berat dari Jakarta ke lokasi proyek.

Baca Juga :  Pengabdian Diapresiasi: 11 ASN Diskominfo Halbar Sandang Penghargaan di HUT Korpri 2025

Proyek panas bumi tersebut dikelola oleh PT Geo Dipa Energi dan diharapkan menjadi salah satu sumber energi bersih yang dapat mendukung kebutuhan listrik regional serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

“Mobilisasi alat berat adalah bagian dari fase krusial. Ini menandakan bahwa proyek ini telah melangkah dari tahap perencanaan menuju implementasi fisik di lapangan,”kata James.

Pertemuan untuk membahas kelanjutan proyek panas bumi ini berlangsung di kantor pusat Geo Dipa Energi di Jakarta yang turut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Halmahera Barat dari Fraksi Partai Demokrat, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan energi bersih di daerah.

Kehadiran legislatif dalam forum strategis ini, menurut James, merupakan bentuk sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong investasi yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa kedua investasi, baik di sektor tambang maupun panas bumi, merupakan bagian dari agenda pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, serta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia menyebutkan, ketika kedua proyek ini masuk ke tahap produksi, dampaknya akan sangat signifikan terhadap peningkatan ekonomi lokal, terbukanya lapangan pekerjaan, serta berkembangnya UMKM pendukung di sekitar wilayah investasi.

Baca Juga :  Insentif Dokter Senilai Rp 3 Miliar Diduga Dikorupsi, Direktur RSUD Jailolo: Masuk Utang Tahun ini

Selain itu, Wakil Ketua DPD Demokrat Malut ini juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan mengawal proses ini secara ketat, memastikan bahwa investasi dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan, hak masyarakat lokal, dan pemenuhan kewajiban sosial perusahaan (CSR).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan pihak investor agar seluruh proses perizinan dan teknis dapat berjalan tanpa hambatan, namun tetap sesuai dengan peraturan dan standar nasional.

“Kita tidak ingin ada proses yang melenceng dari aturan. Prinsip tata kelola yang baik harus diterapkan demi menjamin keberlanjutan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegasnya.

James juga mengimbau masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap investasi yang sedang berjalan, sembari meminta semua pihak menjaga stabilitas dan iklim usaha yang kondusif.

“Saya optimistis, dengan kerja sama yang kuat dan transparan, Halmahera Barat akan menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang progresif di Maluku Utara,”pungkas Bupati Halmahera Barat, James Uang.*(Ghe/Red).

 

Berita Terkait

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
Berita ini 885 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Sabtu, 25 April 2026 - 20:52 WIB

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

Masri Hamja, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Sabtu, 25 Apr 2026 - 20:52 WIB

error: