Insentif Dokter Senilai Rp 3 Miliar Diduga Dikorupsi, Direktur RSUD Jailolo: Masuk Utang Tahun ini

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr Novimaryana Drakel, Direktur RSUD Jailolo

Dr Novimaryana Drakel, Direktur RSUD Jailolo

TERASMALUT.ID – Insentif sejumlah dokter selama satu tahun enam bulan nampaknya belum juga dibayarkan. Insentif tersebut kini masuk dalam daftar hutang pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

“Insentif covid sudah termuat dalam daftar hutang tahun ini,” ungkap Novi melalui whatsapp, Jumat (10/3/2023).

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo, Novi Drakel yang dikonfirmasi mengungkapkan, hak sejumlah dokter ini memang belum direalisasi. Sebab, anggaran covid pada tahun 2020 dan 2021 itu sudah tidak ada. Meski begitu, Pemda berupaya akan membayar honor para dokter tersebut.

Baca Juga :  Balita di Halmahera Barat Alami Kanker Mata Sejak Usia Tiga Tahun, Program Halbar Sehat Jauh Dari Harapan

Disinggung soal kapan Pemda akan realisasi hak dokter itu, Novi mengaku pihaknya sudah mengusulkan anggaran ke BPKAD tahun ini.

“Pembayaran insentif covid dibayarkan lewat BPKAD ke Dinas Kesehatan. Untuk utang tenaga medis di rumah sakit sudah diusulkan dan terdaftar untuk utang tahun ini,” tambah dia.

Baca Juga :  Responsif Terhadap Langkah Inspektorat, Bupati-Wakil Disarankan Sosialisasikan ke Camat dan Kades

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Halbar, Asdian Taluke meminta kepada aparat penegak hukum Kejari atau Polres untuk selidik anggaran covid 19 yang diduga dikorupsi tersebut.

Insentif sejumlah dokter di RS Jailolo selama 1,6 tahun belum dibayarkan oleh Pemda Halbar. Masalah tersebut, diungkap langsung sejumlah dokter ke DPRD baru-baru ini.

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Berita ini 284 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:53 WIB

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Jumat, 24 April 2026 - 08:52 WIB

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

error: