ASKAB PSSI Halbar Siap Gelar Kursus Wasit dan Pelatih, Perkuat SDM Sepak Bola Daerah

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

 

terasmalut — Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Halmahera Barat (Halbar) siap menyelenggarakan Kursus Wasit C-III dan Kursus Pelatih Sepak Bola pada 15 hingga 20 Mei 2025, bertempat di Lapangan Sasadu, Desa Acango, Kecamatan Jailolo.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang sepak bola, sejalan dengan perkembangan olahraga ini secara nasional.

Kursus selama enam hari ini menghadirkan tiga instruktur berpengalaman, termasuk Aries Papuling sebagai Instruktur Wasit dan Samsul Bahri sebagai Instruktur Pelatih, yang merupakan perwakilan dari Asprov PSSI Maluku Utara, serta seorang instruktur lain dari PSSI Pusat.

Ketua ASKAB PSSI Halbar, Djufri Muhamad, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rencana strategis untuk menciptakan wasit dan pelatih yang berkualitas di wilayah Halbar.

Baca Juga :  Komsos Dengan Warga Binaan, Babinsa Koramil 04/Sahu Himbau Warga Tetap Terapkan Prokes

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk membentuk SDM unggul dalam bidang olahraga sepak bola, sekaligus menyiapkan generasi muda yang siap berkompetisi dalam dunia sepak bola modern,”ujar Djufri dalam keterangannya, Rabu (14/05/2025).

Menurut Djufri, hingga saat ini, tercatat 30 peserta telah mendaftar sebagai calon wasit, sementara 35 peserta lainnya mendaftar untuk mengikuti kursus pelatih. Para peserta berasal dari berbagai desa di seluruh kecamatan di Kabupaten Halbar.

“Kami melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat, mengingat kegiatan serupa belum pernah digelar di Halbar. Ini menjadi momentum penting untuk membangun kualitas sepak bola di daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  Pembahasan KUA-PPAS Tak Pernah Tertuang di APBD, Ketua Komisi II: Masih Mau Proyeksikan Yang Besar di 2024? Omong Kosong!

Lebih lanjut, Djufri yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Halbar, berharap agar kursus ini mampu mencetak lebih banyak wasit dan pelatih berkualitas, sehingga dapat meningkatkan mutu kompetisi lokal.

Sebagai tindak lanjut dari kursus ini, ASKAB PSSI Halbar berencana menyelenggarakan Liga ASKAB Halbar 2025, yang akan melibatkan kompetisi Usia (U) 15 untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Usia (U) 17 untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh wilayah Kabupaten Halbar.

“Langkah ini penting untuk memastikan regenerasi talenta muda sepak bola di Halbar terus berjalan,” tutup Djufri.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Kasus RMD Belum Beranjak ke P-21, Kejari Siapkan Evaluasi Menyeluruh atas Penyidikan
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:34 WIB

Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter

Berita Terbaru

error: