Bupati Halbar Diminta Profesional Dalam Rolling Jabatan, Agar Tidak Terkesan “Arisan Keluarga”

- Jurnalis

Selasa, 4 Juli 2023 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hardi I Hayun, Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat

Hardi I Hayun, Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat

 

TERASMALUT.ID — Gonjang-ganjing isu rolling pejabat di internal Pemda Halbar mulai menemukan titik terang, sesuai pantauan media, senin sore (3/6) pukul 17:00 WIT, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Halbar terlihat mulai menyiapkan tempat acara pelantikan di Aula Lantai Satu Kantor Bupati.

Itu berarti, pelantikan pejabat struktur Pemda Halbar bakal dilaksanakan dalam hitungan beberapa jam kedepan, atau paling lambat selasa (4/6) besok.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Halbar, Hardi I Hayun, ST mengatakan, Bupati selaku pimpinan di daerah dalam memutuskan sebuah kebijakan lebih khusus kebijakan pergantian pejabat harus di dasarkan pada mekanisme serta asas profesionalitas, sehingga kebijakan dalam rolling jabatan terhindar dari berbagai permasalahan apalagi sampai terkait SARA (Suku, Agama Ras dan Golongan) yang sementara diwacanakan, karena hal tersebut sangat membahayakan jalannya pemerintahan.

“Bupati itu pejabat daerah yang nota bene milik seluruh masyarakat Halbar, oleh karena itu saya himbau, dalam memilih komposisi pejabat struktural agar mengedepankan asas profesionalitas serta mengakomodir kepentingan elemen masyarakat halbar secara utuh, sehingga makna atau semboyan DIAHI itu bisa mengakomodasi seluruh elemen yang berkepentingan memajukan daerah ini, jangan ada like dan dislike untuk para putera-puteri daerah yang sudah teruji kualitas dan loyalitas yang sudah ditunjukan oleh mereka,”himbau Hardi.

Baca Juga :  Wartawan Dilarang Liput Sengketa Pilkades, Ketua PWI Halbar Kecam Sikap Asisten I

Ketua DPC Partai Hanura Halmahera Barat ini menambahkan, pilah pilih komposisi pejabat adalah hak prerogatif Bupati selaku kepada daerah, namun, ada kepentingan daerah yang harus diperhatikan Bupati yakni proses kaderisasi, promosi dan pembinaan para ASN daerah, sehingga tidak terkesan “arisan” keluarga dalam komposisi pejabat SKPD.

“Kalau seperti itu yang terjadi maka sangat amburadul dan tidak sehat dalam dunia birokrasi modern,”ketusnya.

Magnet kebijakan rolling pejabat kali ini terasa kuat, aksi pressure mulai dilancarkan secara terbuka bernuansa Vandalisme oleh orang tak dikenal, dinding salah satu sudut Kantor Bupati menjadi pelampiasan aksi vandalisme tersebut, dengan menuliskan kalimat berwarna merah “KANTOR INI TABARU PUNYA”.

Baca Juga :  Keikutsertaan Kontingen MTQ dan Pesparawi Sebagai Wujud Implementasi Halbar Religius

Bagi Hardi, jika di telaah aksi Vandalisme seperti itu sudah pasti berhubungan dengan rolling jabatan karna di lakukan menjelang rolling jabatan oleh Bupati, dan seolah olah pelaku vandal ingin memberi pesan kepada Bupati James, agar proporsional dan tidak menganak emaskan kelompok/golongan atau suku tertentu.

“Kita tentu berharap pemikiran SARA dari pelaku vandal itu tidak sampai muncul kepermukaan menjadi aksi nyata, karena sangat membahayakan pemerintahan dan persatuan masyarakat,”ungkap Ketua Fraksi Hanura ini.

“Waktu yang tersisa bagi Bupati James untuk menyelesaikan agenda pembangunan yang tertuang dalam dokumen RPJMD Halbar sangat terbatas, mengingat tahun depan 2024 adalah tahun politik, tentu Bupati akan disibukkan dengan aktifitas politik, oleh sebab itu, Bupati agar selektif dan professional dalam momentum rolling pejabat, sehingga pejabat SKPD yang dipilih mampu mendukung Bupati mewujudkan tujuh program prioritas daerah, yang kita ketahui bersama masih jauh dari harapan,”pungkas aktifis KAHMI ini.

 

Berita Terkait

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Sabtu, 25 April 2026 - 20:52 WIB

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

Masri Hamja, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Sabtu, 25 Apr 2026 - 20:52 WIB

error: