Bupati James : Hilirisasi Kelapa Jadi Strategi Halbar Tingkatkan Ekonomi Petani

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Mauku Utara, menegaskan komitmennya dalam mendukung program hilirisasi sektor perkebunan yang dicanangkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Fokus utama yang akan dikembangkan di Halbar adalah komoditas kelapa, mengingat potensinya yang besar sebagai salah satu produk unggulan daerah.

Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Akselerasi Hilirisasi Perkebunan bersama kurang lebih 200 kepala daerah se-Indonesia di Kementerian Pertanian RI, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, program hilirisasi ini bukan hanya soal meningkatkan produktivitas tanaman, tetapi juga mengarah pada pengolahan hasil perkebunan agar memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani.

“Hilirisasi bukan hanya tentang menanam, tetapi juga bagaimana produk kelapa kita bisa diolah menjadi barang jadi yang bernilai tambah tinggi,” ungkap Bupati James Uang.

Baca Juga :  Halbar Jadi Satu-Satunya Tuan Rumah Tarkam di Malut, Persiapan Empat Cabor Dimatangkan

Lebih lanjut, James menekankan bahwa produk kelapa Halmahera Barat selama ini masih banyak dijual dalam bentuk kopra. Padahal, dengan diversifikasi dan pengolahan yang tepat, kelapa dapat menghasilkan berbagai produk turunan dengan daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

“Selama ini masyarakat kita hanya bergantung pada kopra padahal kelapa memiliki potensi lebih besar mulai dari minyak kelapa, nata de coco, sabut kelapa, hingga air kelapa yang dapat diolah menjadi produk bernilai jual tinggi,”jelasnya.

Selain membuka peluang usaha baru, Wakil Ketua DPD partai Demokrat Maluku Utara ini menyebut hilirisasi diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Bahkan pihaknya akan mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, baik investor, pelaku usaha lokal, maupun lembaga riset, untuk mendukung pengembangan teknologi pengolahan kelapa.

“Dengan adanya hilirisasi, kita berharap kesejahteraan petani Halbar semakin meningkat karena mayoritas masyarakat kita adalah petani perkebunan,”tegas James Uang.

Baca Juga :  Wagub Sarbin Sehe Buka RAKERKAB KONI Halbar 2025, Kolaborasi Jadi Kunci Prestasi

Ia menambahkan, keberhasilan hilirisasi kelapa membutuhkan dukungan penuh dari semua elemen, termasuk pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Sinergi ini penting agar program yang direncanakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,”ketusnya.

Orang nomor satu di pemkab halbar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Halmahera Barat untuk menaruh perhatian serius terhadap sektor perkebunan. James menilai, kelapa bukan hanya produk komoditas, melainkan identitas pertanian daerah yang harus dikembangkan secara maksimal.

“Hilirisasi kelapa adalah jalan bagi kita untuk membawa Halbar semakin maju dan petani kita sejahtera. Ini bukan sekadar program, tetapi masa depan ekonomi daerah yang harus kita jaga bersama,”pungkas Bupati James Uang.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH
Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
KPK Periksa Nusron Wahid, Delapan Tersangka Kasus Suap HGB Jadi Sorotan
Soal Putusan MK, Refly Harun: Gibran Seharusnya Pakai Etika Berpemerintahan
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:41 WIB

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33 WIB

TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:44 WIB

APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi

Berita Terbaru

error: