Ciptakan Wirausahawan Baru, Ketua Dekranasda Meri Uang Dorong Pelatihan Pembatik di Halbar

- Jurnalis

Rabu, 8 November 2023 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa (dok/terasmalut)

Foto Istimewa (dok/terasmalut)

terasmalut — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, Meri Uang Popala berharap industri batik di Halmahera Barat terus berkembang dengan adanya generasi pembatik muda.

Ketua Dekranasda Halmahera Barat kepada terasmalut.id, Rabu 08 November 2023, menyampaikan Kegiatan pembatik yang di laksanakan ini melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah. Khususnya Halmahera Barat di tahun 2003 itu modal awalnya dari pemerintah pusat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dikatakan Meri, Bahwa yang terlibat sebagai pembatik tersebut merupakan para generasi yang rata-rata belum menikah mulai dari usia 15 sampai 25 tahun sehingga ketika tamat SMA kemudian belum bisa lanjut kuliah potensi-potensi yang mereka miliki bisa dimanfaatkan.

“Hadirnya pelatihan membatik sebagai upaya Dekranasda Halmahera Barat untuk menciptakan generasi pengrajin dan wirausahawan baru, guna mengembangkan industri batik di Indonesia, khususnya halmahera barat,”katanya.

Baca Juga :  SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Menurutnya, Pihaknya saat ini masih memulai Pelatihan dari rumah perempuan selanjutnya akan dilanjutkan ke rumah produksi kemudian akan disiapkan toko untuk diperjualbelikan hasilnya.

“Anak-anak ini memiliki potensi yang luar bisa sehingga ini harus didukung oleh pemerintah daerah dalam rangka pengembangan potensi karena kalau dilakukan secara pribadi tentu akan tidak bisa berkembang,”ujarnya.

Tampak Ketua Dekranasda Halbar, Meri Uang Popala saat mendampingi para pengrajin batik

Untuk kelompok pengrajin batik, lanjut Meri, sudah sebanyak lima kelompok yang meliputi tiga kecamatan yakni kecamatan Sahu, Sahu Timur dan Jailolo. Dan akan dilakukan pendampingan secara rutin sehingga tidak sebatas dilatih tetapi terus dikembangkan.

“Apalagi saat ini mereka juga sebagai pencari pekerjaan. Jadi mereka bisa memanfaatkan potensi yang mereka miliki sehingga mereka tidak perlu lagi ke mana-mana untuk mencari pekerjaan,”ungkap Meri.

Ketua PKK Kabupaten Halmahera Barat itu juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Bupati agar potensi tersebut dimanfaatkan terus dikembangkan kemudian dibarengi dengan brand “Batik Sasadu” sehingga pengrajin batik ini terus meregenerasi khususnya di kabupaten halmahera barat.

Baca Juga :  Keasikan Konsolidasi Kemenangan Istrinya di Pileg, Status Anggota BPD 9 Desa Kecamatan Loteng Terbengkalai

“Jadi harus didorong juga dengan anggaran, dan harus disiapkan fasilitas berupa rumah produksi yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Sehingga semua yang sudah dilatih ini tidak mubazir.

Meri berharap, kualitas dimiliki oleh para generasi itu tetap dijaga, sehingga hasil karya batik sasadu yang di kerjakan itu bisa diminati oleh orang banyak terutama masyarakat halbar agar bisa menggunakan produk daerah sendiri.

“Intinya untuk promosi masih sifatnya lokal, dan itu tugasnya PKK yang mempromosikan. tetapi tidak menutup kemungkinan juga nanti dipromosikan keluar, yang terpenting para pengrajin tetap konsisten untuk menjaga potensi yang dimiliki,”ucapnya.*[Ghe]

Berita Terkait

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33 WIB

TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi

Berita Terbaru

error: