Hadiri Rakor di Tikep, Ketua TP-PKK Halbar Harap Kader Fokus Akselerasi Penurunan Angka Stunting

- Jurnalis

Selasa, 12 Desember 2023 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa (dok/terasmalut)

Istimewa (dok/terasmalut)

terasmalut, JAILOLO — Ketua Tim Penggerak TP-PKK Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Meri Uang Popala, menghadiri Rapat koordinasi Forum nasional stunting 2023, bertempat di Aula Nuku Kantor Walikota Tidore.

Kegiatan Rapat Kordinasi tersebut diketahui merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyukseskan Hari Nusantara Nasional bertempat di tidore kepulauan yang dibuka langsung oleh Wali kota tidore Capt. Ali Ibrahim Dengan tema “momentum hari nusantara nasional mempererat sinergitas percepatan penurunan stunting.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Assisten III mewakili Sekda Malut, Bupati se-Kabupaten/Kota, Ketua TP-PK se-Kabupaten/Kota Provinsi Malut, Forkopimda Provinsi Malut dan forkompinda Kota tidore.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum TP-PKK Halbar Meri Uang Popala kepada terasmalut.id menyanjung para pejuang (TP-PKK) yang telah terencana dalam menjalankan program pemerintah untuk masyarakat yang sejahtera.

“Karena peran bapak/ibu inilah, sehingga roda pemerintahan dengan targetnya adalah kesejahteraan masyarakat di masing-masing wilayahnya bisa tercapai karena kerja keras dan andil ibu-ibu semua,”sanjungnya Usai menghadiri Rakor Forum Nasional Stunting di Tidore Kepulauan. Selasa 12 Desember 2023.

Baca Juga :  Pj Sekda Polisikan Pelaku Pelemparan di Kantor Disperindagkop

Mengacu pada 10 Program Pokok PKK, Meri meminta seluruh Kader TP-PKK wilayah Kabupaten Halmahera Barat untuk memiliki rencana induk dan strategis TP-PKK.

Istimewa

10 program tersebut lanjut Meri adalah (1) Penghayatan dan pengamalan Pancasila; (2) Gotong-royong; (3) Pangan; (4) Sandang; (5) Perumahan dan tata laksana keluarga; (6) Pendidikan dan keterampilan; (7) Kesehatan; (8) Pengembangan hidup berkoperasi; (9) Kelestarian lingkungan hidup, serta (10) Perencanaan sehat.

“Oleh sebab itu kerja kita harus terarah, harus terkonsep, programnya juga harus mengacu pada rencana induk TP PKK dan juga rencana strategis, yang mengacu pada 10 program pokok PKK. Saya yakin semua TP-PKK di masing-masing desa di halmahera barat mampu membuat dan melaksanakannya sesuai dengan amanah yang sudah diberikan kepada kita,”ujarnya.

Baca Juga :  Fasilitas RTH dirusak OTK, Kadis PUPR Bakal Lakukan Perbaikan

Selanjutnya, Dirinya juga berharap dalam menjalankan TP-PKK mampu menunjukkan peningkatan kinerja pada daerahnya masing-masing melalui 10 Program Pokok PKK.

“Ini harus kita tunjukkan kepada pemerintah bahwa kita sebagai ibu-ibu Pendamping, mampu untuk meningkatkan kinerja daerahnya melalui 10 Program Pokok PKK. Salah satunya meningkatkan sumber daya masyarakat, menurunkan angka stunting dan beberapa hal lainnya. Namun, pastinya pada penurunan angka stunting masih menjadi tujuan utama,”harapnya.

Selain itu, Dalam pelaksanaan Pencegahan dan Akselerasi Penurunan Stunting di wilayahnya masing-masing diharapkan bisa dengan memanfaatkan Pangan Lokal.

“Jadi dalam rangka percepatan penurunan Stunting dan antisipasi terjadinya stunting. para kader yang sudah dibekali materi dalam pemanfaatan pangan lokal agar mampu mengimplementasikan di desa masing masing terutama di barisan Posyandu untuk masyarakat yang menjadi sasaran dengan memanfaatkan pangan yang ada,”tandas Ketua TP-PKK Halmahera Barat.

Berita Terkait

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Darurat Air Bersih Akibat Banjir, Warga Desa Tolofuo Harap Ada Tindakan Pemerintah
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Senin, 12 Januari 2026 - 20:08 WIB

Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: