Kapolres Halbar Soroti Penetapan Pangkalan Baru Oleh Bupati Tanpa Koordinasi

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Halbar, AKBP Erlichson Pasaribu (Dok/Ist)

Kapolres Halbar, AKBP Erlichson Pasaribu (Dok/Ist)

terasmalut – Kapolres Halmahera Barat, AKBP Erlichson Pasaribu, menyampaikan menyoroti penetapan pangkalan baru oleh Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang, tanpa adanya koordinasi dengan pihak keamanan.

Hal ini disampaikannya usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Halbar, Pemda Halbar, serta para pemilik pangkalan. Kamis 08 Mei 2025.

Kapolres Erlichson mengungkapkan, pihaknya menyayangkan langkah Bupati yang menetapkan pangkalan baru tanpa berkoordinasi terlebih dahulu.

Menurutnya, setiap penetapan lokasi pangkalan baru seharusnya melibatkan aparat keamanan untuk memastikan aspek keamanan masyarakat terjaga dengan baik.

“Saya sangat menyayangkan tindakan Pak Bupati yang menetapkan pangkalan baru karena penetapan ini seharusnya melalui koordinasi dengan pihak keamanan, apalagi saya juga masuk dalam forkopimda terutama dalam menjaga keamanan. Kami perlu memastikan situasi tetap kondusif, apalagi jika nanti muncul potensi unjuk rasa dari pemilik pangkalan yang merasa dirugikan,”jelasnya.

Baca Juga :  Bapemperda Sarankan Satpol-PP Miliki Payung Hukum Saat Penertiban Hewan Berkeliaran di Jalan Raya

Lebih lanjut, Kapolres Erlichson menekankan bahwa tugas utama kepolisian adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa apabila ada penetapan pangkalan baru tanpa koordinasi, potensi gangguan keamanan dapat meningkat.

Ia juga menyoroti adanya keluhan terkait penyaluran minyak tanah yang dianggap tidak merata. Menurutnya, bukan menambah pangkalan baru yang menjadi solusi, melainkan memperbaiki distribusi yang ada.

“Yang perlu dilakukan adalah merundingkan kembali pola distribusi agar daerah yang masih kekurangan bisa terpenuhi, bukan sekadar menambah pangkalan baru,”ujarnya.

Mengenai isu penyaluran yang dialihkan Kadis Perindagkop ke keluarga tertentu, Kapolres menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait hal tersebut.

“Dia mengalihkan untuk keluarganya itu tidak ada laporan ke kami, jadi saya belum bisa berkomentar. Namun, yang kami harapkan adalah penyaluran dilakukan secara tepat tanpa menambah beban bagi masyarakat,”tegasnya.

Baca Juga :  Terpilih Secara Aklamasi, Muhammad Idhar Bakri Pimpin DPD GMNI Maluku Utara Periode 2025-2027

Terkait potensi penimbunan, Kapolres juga mengingatkan bahwa tindakan ini termasuk tindak pidana. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan praktik penimbunan atau penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Peraturan Daerah (Perda).

“Kalau ada penimbunan, itu sudah masuk ranah pidana. Jika masyarakat mengetahui adanya penimbunan atau penjualan di atas HET, silakan laporkan ke kami. Nomor handphone saya sudah tersedia, tinggal dihubungi melalui WhatsApp,”tegasnya.

Pernyataan ini menegaskan komitmen Kapolres Halbar dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sekaligus memastikan distribusi gas berjalan sesuai aturan tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.*(Ghe/Red)

 

Berita Terkait

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD
Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:34 WIB

Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter

Berita Terbaru

error: