Pemkab dan DPRD Halbar Galang Usulan 1.405 Honorer Paruh Waktu ke KemenPAN-RB

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

 

terasmalut — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Pemkab Halbar) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Halmahera Barat (DPRD Halbar) secara resmi mengajukan usulan pengangkatan sebanyak 1.405 tenaga honorer paruh waktu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pada Selasa (16/09/2025).

Usulan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan James Uang selaku Bupati Halmahera Barat, yang didelegasikan langsung kepada Djufri Muhamad selaku Wakil Bupati Halbar.

Dalam pertemuan itu, Djufri turut didampingi Ibnu Saud Kadim selaku Ketua DPRD Halbar, Yoram Uang selaku Ketua Komisi I DPRD Halbar, Kristovel Sakalaty selaku Anggota Komisi I DPRD Halbar, serta Deni Kasim selaku Asisten III Setda Halbar.

“Permasalahan mengenai nasib 1.405 honorer Halbar yang telah mengikuti seleksi tahap I dan tahap II, namun belum diusulkan menjadi P3K paruh waktu ke KemenPAN-RB hingga batas perpanjangan ditutup, hari ini kami konsultasikan langsung,”ungkapnya.

Djufri menuturkan, Pemkab Halbar belum dapat mengusulkan tenaga P3K paruh waktu pada periode sebelumnya karena keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Jumlah honorer yang akan diusulkan mencapai 1.405 orang, sementara kemampuan APBD untuk membiayai gaji mereka masih sangat terbatas.

Baca Juga :  Kehadiran PPK Sahu Dirumah Dinas Bupati Halbar Diduga Ada Transaksi Politik, James Uang: Terlalu Negatif Thinking 

“Atas arahan Pak Bupati, saya selaku Wakil Bupati bersama Ketua DPRD, Ketua Komisi I, salah satu anggota Komisi I, dan Asisten III Setda Halbar melakukan pertemuan konsultatif di KemenPAN-RB. Pertemuan ini diterima oleh Bapak Raka selaku Pejabat Anjab Madya KemenPAN-RB dan Bapak Benny Aleksander selaku Perencana Pertama Wilayah Maluku–Maluku Utara mewakili Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB dan terdapat beberapa hal penting yang kami sampaikan,”jelas Wakil Bupati Djufri Muhamad.

Menurutnya, pada tahun 2026 mendatang kebutuhan anggaran gaji ASN P3K di Halbar diproyeksikan mencapai Rp67 miliar, sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) Mandatory khusus gaji ASN P3K belum mengalami penyesuaian peningkatan.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi serupa tidak hanya terjadi di Halbar, melainkan juga dialami oleh beberapa kabupaten lain di Provinsi Maluku Utara yang belum sempat menuntaskan pengisian data hingga batas akhir penutupan.

“Surat resmi dari Bupati Halbar akan dibahas dan diputuskan diterima atau tidak setelah penyerahan SK P3K Paruh Waktu secara nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat 19 September 2025, KemenPAN-RB juga meminta agar Pemkab Halbar melalui BKD menyiapkan data usulan P3K paruh waktu sehingga apabila surat Bupati Halbar disetujui dan diminta segera diajukan data tersebut sudah siap,” terang Djufri.

Baca Juga :  Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Djufri menambahkan, hasil konsultasi bersama KemenPAN-RB tersebut telah dilaporkannya kepada Bupati Halbar. Ia pun meminta agar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halbar segera melakukan verifikasi dan menyiapkan seluruh data secara rinci untuk mengantisipasi kemungkinan diterimanya usulan tersebut.

“Hasil konsultasi tadi telah saya laporkan ke Pak Bupati, dan kami meminta pihak BKD untuk segera menyiapkan data secara lengkap serta melakukan verifikasi detail dan Apabila ada sinyal persetujuan proses pengisian usulan bisa segera dilakukan. Karena itu kami juga menginstruksikan BKD agar berkoordinasi dengan setiap SKPD yang memiliki tenaga honorer dalam database K2, honorer yang telah mengikuti tes tahap I dan II serta honorer yang telah bekerja lebih dari dua tahun dan masih aktif untuk segera didata secara menyeluruh,”pungkas Djufri.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru
Wacana Pilkada Lewat DPRD Resmi Terkubur, MK Ketok Palu Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap
BPIP RI Ingatkan Bahaya Lunturnya Nilai Kebangsaan, Halbar Jadi Titik Penguatan Pancasila
FTJ Goes To Dodinga 2026, Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis
Tarian Tradisional Warnai Festival Teluk Jailolo 2026
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:29 WIB

Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Pengawasan RSUD Jailolo, Pemkab Halbar Tetapkan Dewan Pengawas Baru

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:19 WIB

Wacana Pilkada Lewat DPRD Resmi Terkubur, MK Ketok Palu Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 11:54 WIB

Aksi Pemdes Berbuah Kesepakatan, Pemkab Halbar Komitmen Tuntaskan Tunggakan Siltap

Berita Terbaru

error: