Pintu Dinas PU-PR Disegel, Bupati James Uang Ancam Bakal Copot Pegawai yang Berulah

- Jurnalis

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat James Uang (dok/Ghez)

Bupati Halmahera Barat James Uang (dok/Ghez)

JAILOLO, defactonews.co – Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang, geram terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halbar yang memboikot perkantoran. Pasalnya, beberapa pegawai Dinas PU-PR melakukan aksi mogok kerja bahkan dengan memasang segel pintu utama dinas tersebut.

Diketahui, pemboikotan yang dilakukan beberapa pegawai Dinas PU-PR itu diakibatkan karena tunjangan kinerja pegawai selama empat bulan dari bulan Maret, April, Mei dan Juni belum di bayar oleh Bendahara Dinas PU.

Bupati Halbar, James Uang saat dikonfirmasi Rabu (29/06/22) mengatakan pemboikotan yang dilakukan itu bahwa informasi yang di dapat itu ada tunjangan kinerja meraka 4 bulan yang belum di bayar.

Baca Juga :  Pengabdian Diapresiasi: 11 ASN Diskominfo Halbar Sandang Penghargaan di HUT Korpri 2025

“Jadi, saya pastikan siapa yang salah dalam dalam kasus ini, apakah bendara, keuangan atau siapa, yang salah kita beri sanksi saja tidak komentar banyak,”Jelasnya.

Menurut James, dengan tindakan yang dilakukan itu, pihaknya bakal memberikan sanksi hingga berakhir pada pemecatan.

Tampak Pintu Utama Dinas PU-PR Halbar disegel

“Pertama kita beri teguran, kalau nanti dilakukan lagi maka langsung dicopot,”tegasnya

Selain itu, kata James, hal seperti itu mestinya dikoordinasikan kepada kepala dinas dan selanjutnya disampaikan ke sekda dan seterusnya bukan langsung dilakukan pemboikotan terhadap kantor serta mogok kerja seenaknya.

Baca Juga :  DPC Organda Halbar Minta DPRD dan Pemda Pertimbangkan Secara Matang Dampak Penutupan Pelabuhan Jailolo

“PNS jangan samakan dengan LSM”. Katanya.

Ia menyebut, bahwa mogok kerja yang dilakukan oleh pegawai dinas PU itu sudah dua hari hanya saja tadi baru dilakukan palang pintu.

Sambung James, Karena bendahara tidak cepat mengusul sehingga terjadi pemalangan kantor dan mogok kerja, maka dia (bendahara) juga salah, lalu yang ikuti memboikot juga salah sebab menurutnya ada atasan yang berjenjang, bukan dengan mengambil tindakan sepihak.

“Dengan tindakan seperti ini tentu mereka menghambat pekerjaan dalam pelayanan terhadap masyarakat,”tandas Bupati

 

Penulis : Eghez

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada
Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum
Babak Baru Polemik RSUD Jailolo, DPRD Halbar Bidik Tata Kelola dan Anggaran
Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis
Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada
Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Senin, 25 Mei 2026 - 18:59 WIB

Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:42 WIB

Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:37 WIB

Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:53 WIB

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Berita Terbaru

Ilustrasi penyerahan bantuan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada Masjid Nurul Saffa Desa Tuada

Halmahera Barat

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

error: