Ikut PKN II, Feni Kiat Targetkan Halbar Jadi Zona Pendukung Pemasaran Pariwisata di 3 Kota Pusaka

- Jurnalis

Kamis, 12 Mei 2022 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAILOLO, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga (Kadisparpora) Kabupaten Halmahera Barat, Fenny Kiat, tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II di Makassar.

Sesuai tupoksi kedinasan judul yang diangkat dalam PKN tingak II yaitu ESA MOI Pariwisata Kota Pusaka. Diangkatnya ESA MOI sebagai instrumen dalam proper ini karena merupakan kearifan lokal yang diambil dari Suku Tabaru.

Haris Atid, Kabid Pemasaran Pariwisata yang juga selaku Ketua Tim menjelaskan, ESA MOI sendiri secara filosofi mengandung makna sekandung dan kebersamaan. Sehingga dikaitkan dalam proper ini yaitu kolaborasi antar kota pusaka Halmahera Barat, Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan dalam pengembangan pemasaran pariwisata.

Baca Juga :  Bak Terjun Bebas di Jurang Yang Sama, Persihalbar Didiskualifikasi Berturut-turut

“Proyek perubahan ini bertujuan bagaimana memberikan solusi untuk pemajuan pariwisata di 3 daerah ini yang secara geografis saling berdekatan dan memiliki potensi yang beragam,”katanya.

Selain itu, kata Feni, pengembangan pemasaran pariwisata 3 kota pusaka itu diharapkan dapat diintegrasikan untuk menghasilkan satu platform yang berkelanjutan baik dalam bentuk aktivitas maupun aplikasi. Sehingga ketiga kota pusaka itu dapat saling mendukung secara simbiosis mutualisme.

Foto Istimewa

“Jadi Kota Ternate sebagai pintu masuk sedangkan Halmahera Barat dan Kota Tidore Kepulauan menjadi zona pendukung,”ujarnya.

Lanjut Feni selain itu, diharapkan apabila kunjungan yang dilakukan oleh wisatawan dapat dirasakan oleh ketiga kota pusaka maka yang berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga :  Perdana Menteri Kesultanan Jailolo Gamaludin Alham Gofur Tegaskan Penolakan Terhadap Separatisme RMS

“Jadi langkah strategis awal proper yaitu pembentukan tim internal Esa Moi yang beranggotakan staf pada Disparpora Kabupaten Halmahera Barat. Pembentukan tim internal ini sebagai penggerak proyek perubahan yang nantinya akan diberikan tugas masing-masing sesuai tupoksi. Mulai dari pendataan potensi, focus group discussion dan rapat bersama komunitas ataupun relawan promotor pariwisata,”tukasnya.

Feni juga berharap proyek perubahan ini menjadi aplikasi promosi pariwisata secara digitalisasi pada jangka panjang nanti. Sehingga informasi yang ingin diperoleh calon wisatawan.

“Proyek perubahan ini kedepannya dapat dikembangkan sebagai platform provinsi Maluku Utara yang dapat diintegrasikan dengan kabupaten/kota lainnya,”pungkasnya

 

 

Penulis : Eghez 

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
KPK Periksa Nusron Wahid, Delapan Tersangka Kasus Suap HGB Jadi Sorotan
Soal Putusan MK, Refly Harun: Gibran Seharusnya Pakai Etika Berpemerintahan
Pemkab Halbar Perkuat Konektivitas Loloda Tengah melalui Usulan Deviasi KM Sabuk Nusantara 35
Muskab III PMI Halbar Tetapkan Chuzaemah Djauhar sebagai Ketua 2026–2031
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33 WIB

TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KPK Periksa Nusron Wahid, Delapan Tersangka Kasus Suap HGB Jadi Sorotan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Soal Putusan MK, Refly Harun: Gibran Seharusnya Pakai Etika Berpemerintahan

Berita Terbaru

error: