Sebut Rendah Komitmen Terhadap Regulasi, KPK Ingatkan Pemda-DPRD Halbar Tak Main Proyek dan Pokir

- Jurnalis

Senin, 11 Desember 2023 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satgas Direktorat Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK RI Wilayah V Maluku-Maluku, Dian Patria (dok/deko)

Kepala Satgas Direktorat Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK RI Wilayah V Maluku-Maluku, Dian Patria (dok/deko)

terasmalut, JAILOLO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Satuan Tugas Direktorat Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Wilayah V Maluku-Maluku Utara, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan DPRD tidak melakukan konspirasi dalam pengelolaan APBD.

Pasalnya, Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh KPK, Integritas Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat disebut masih dalam kategori zona merah yang rentan.

Kepala Satgas Direktorat Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK RI Wilayah V Maluku-Maluku Utara, Gian Patria menyampaikan, Adanya penetapan kategori zona merah terhadap pemerintah kabupaten halmahera barat ini setelah pihaknya melakukan survei melalui tiga kelompok responden yaitu ASN, Masyarakat dan tokoh agama.

Baca Juga :  PT.TUB Mulai Operasi Tambang Emas di Halbar, Ribuan Karyawan Siap Diserap

Menurutnya, ketika ketiga kelompok responden ini berurusan dengan pemda ada pengakuannya bahwa mereka pernah melihat, mendengar serta merasakan ada pungli yang tingginya 63%, sehingga dengan indikator itulah Pemda Halbar masuk dalam kategori zona merah.

Selain itu, APBD Halmahera Barat terbilang sangat terbatas yang nilainya dibawah 1 triliun atau 940 Miliar. Bahkan lanjut Dian, Bahwa Pajak dan pendapatan pemda sangat kecil, ditambah lagi hutang Pemda 200 miliar lebih, bahkan belanja pegawai di atas 30%.

“Jadi jangan sampai ada konspirasi antara Eksekutif sama Legislatif melalui Pokir, dan bagi-bagi proyek yang dititipkan ke Dinas-dinas yang mengakibatkan anggarannya tidak sampai ke masyarakat. karena APBD-nya kecil, pendapatannya kecil, hutang juga banyak,”kata Gian Patria saat dikonfirmasi usai menggelar rapat koordinasi akselerasi pencegahan Korupsi bersama Pemda dan DPRD Halbar. Senin (11/12/23).

Baca Juga :  Fiskal Menurun, Semangat Aspirasi Masyarakat Kecamatan Ibu Tetap Menguat Bersama Meri Popala

Gian menyebut, Secara tata kelola dari semua pemerintah daerah di Maluku Utara, Halmahera Barat bersihnya dari korupsi masih berada di posisi tengah, tidak terlalu tinggi tidak terlalu rendah.

“Untuk Halbar nilainya masih rendah, artinya masih rendah komitmen terhadap regulasi. Dan kepatuhan terhadap regulasi oleh pimpinan tertinggi hingga pimpinan OPD masih rendah,”pungkas Kasatgas Direktorat Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK RI Wilayah V.

 

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah
25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial
Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary
Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:51 WIB

Cegah Kekerasan Sejak Dini, Pokja I TP-PKK Halbar Sasar Lingkungan Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”

Berita Terbaru

error: