Sosialisasi Koperasi Merah Putih, Bupati James : Langkah Nyata Menuju Kedaulatan Ekonomi Desa di Halmahera Barat

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut – Bupati Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, James Uang, kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa. Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi Koperasi Merah Putih untuk Kecamatan Jailolo Selatan, Kamis (22/5/2025).

Langkah ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa, yang menjadi salah satu program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan.

Kegiatan sosialisasi serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di Kecamatan Ibu pada Rabu, 21 Mei 2025. Kehadiran masyarakat dan para kepala desa dalam kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme dan kesiapan untuk mendukung pembentukan koperasi di wilayah masing-masing.

“Koperasi ini tidak hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga motor penggerak pemberdayaan masyarakat desa untuk menuju kemandirian ekonomi,” ujar Bupati James Uang dalam sambutannya.

Menurutnya, kehadiran koperasi di desa akan memperpendek rantai pasok hasil pertanian. Petani tidak lagi tergantung pada tengkulak atau pihak ketiga, karena koperasi mampu menampung dan mengelola hasil panen secara kolektif, sehingga nilai jual lebih tinggi dan keuntungan lebih besar dapat dinikmati langsung oleh petani.

Baca Juga :  Wujudkan Halbar Cerdas, Bupati James Uang Teken MoU Dengan Kemendikbud

Tak hanya itu, Koperasi Merah Putih juga diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir yang selama ini membebani warga desa. “Dengan hadirnya koperasi sebagai lembaga keuangan mikro, masyarakat desa memperoleh akses pembiayaan yang adil, murah, dan berkelanjutan,”ujarnya.

Dikatakan, koperasi desa adalah fondasi penting dalam mewujudkan ekonomi lokal yang tangguh. “Ini bukan hanya program jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi, sosial, dan kelembagaan,”tegasnya.

James mengajak seluruh kepala desa dan elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses pendirian koperasi. Ia menilai, semangat gotong royong dan kepercayaan menjadi modal sosial utama dalam membangun koperasi yang kuat dan berdaya saing.

“Program ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Deklarasi Koperasi Merah Putih Kabupaten Halmahera Barat, yang direncanakan akan digelar pada pertengahan tahun 2025 sebagai bentuk komitmen daerah terhadap kebijakan nasional dalam penguatan ekonomi desa,”ketusnya.

Baca Juga :  Sebanyak 105 Siswa-Siswi SMK 5 Kota Ternate Praktek Kerja Lapangan di RSUD Jailolo

Wakil Ketua DPD Demokrat Malut ini menyebut, Pemerintah daerah juga akan memberikan pendampingan teknis, pelatihan manajemen koperasi, dan akses permodalan yang bersumber dari Dana Desa maupun sinergi dengan lembaga pembiayaan lain, sebagai bentuk dukungan menyeluruh terhadap program ini. “Keberhasilan koperasi bukan semata soal pendirian, tetapi tentang bagaimana koperasi bisa dikelola secara profesional, akuntabel, dan mampu memberi manfaat nyata bagi anggotanya,” tutur James.

Ia optimistis bahwa dengan semangat kolaboratif, Koperasi Merah Putih akan menjadi simbol kebangkitan ekonomi desa di Halmahera Barat, dan bahkan bisa menjadi percontohan tingkat provinsi maupun nasional.

Program ini juga lanjut James, sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo-Gibran untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat desa dan kelembagaan lokal. Koperasi Merah Putih dianggap sebagai instrumen strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

“Dengan dukungan regulasi nasional dan semangat lokal yang kuat, Saya menyatakan bahwa Halmahera Barat siap menjadi pionir dalam gerakan koperasi modern berbasis desa di Indonesia Timur,”pungkasnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025
Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo
Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:15 WIB

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:39 WIB

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Berita Terbaru

Kepala Inspektorat Halmahera Barat, Reinhard Bunga (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Akhir Januari, BPK Mulai Bidik LKPD Halbar 2025

Rabu, 21 Jan 2026 - 11:15 WIB

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: