Tak Terima Fotonya Diedit Mirip Hitler, Presiden Perancis Laporkan Pemilik Billboard ke Polisi

- Jurnalis

Selasa, 3 Agustus 2021 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Presiden Perancis Macron ketika diedit mirip pemimpin partai Nazi Adolf Hitler dan ditampilkan pada Billboard oleh Michel-Ange Flori

Foto Presiden Perancis Macron ketika diedit mirip pemimpin partai Nazi Adolf Hitler dan ditampilkan pada Billboard oleh Michel-Ange Flori

defactonwes.co | Ketika Nabi Muhammad ﷺ dihina, dia menyebutnya sebagai bentuk kebebasan berekspresi. Giliran dia dirinya yang diejek oleh warganya sendiri malah terbawa perasan alias baper dan menyebutnya sebuah penghinaan.Seperti itulah Jenis Hipokrit !

Seperti dilansir dari Le Figaro, pada Jum’at 30/07/2021. Presiden Prancis Emmanuel Macron menempuh jalur hukum usai fotonya diedit mirip pemimpin Partai Nazi, yakni Adolf Hitler. Foto itu muncul di kota Toulon, Prancis.

Baca Juga :  Penguatan Infrastruktur Telekomunikasi, 15 BTS Resmi Mengudara di Halmahera Barat

Billboard itu menampilkan Presiden Macron yang mengenakan seragam Nazi, serta berkumis Hitler dengan tulisan: “Patuhi. Divaksinlah kalian!“

Foto Macron itu diedit mirip hitler sebagai bentuk kekesalan warga Prancis akibat kebijakan pemerintah yang bakal merilis paspor kesehatan di mana bagi mereka yang tidak mau vaksin, bakal dilarang dan tidak bisa lagi menggunakan berbagai fasilitas publik di Prancis.

Baca Juga :  Wujudkan Halbar Sehat, James-Djufri Launching Kick Off ILP yang Digagas Bid Kesmas

Pihak terlapor adalah Michel-Ange Flori. Selaku pemilik billboard yang memajang foto Macron tersebut di wilayah Toulon, Prancis. Ia mengaku telah dipanggil polisi.

Namun ia heran dengan laporan tersebut dan menyampaikan rasa herannya tersebut melalui akun twitternya.

“Dalam dunia macron, seseorang bisa menertawakan Nabi (sebab) itu satir, tetapi menghina presiden sebagai diktator maka itu penistaan,” ujarnya.

 

(D01/Tim)

Berita Terkait

Penguatan Infrastruktur Telekomunikasi, 15 BTS Resmi Mengudara di Halmahera Barat
Korban Tewas Turki-Suriah Terus Bertambah, Jutaan Orang Membutuhkan Bantuan
Presiden Jokowi: Harga Komoditas Ditentukan Pasar Internasional, Pemerintah Tidak Bisah Intervensi
Presiden Jokowi Tiba di Halmahera Barat Menggunakan Heli Super Puma TNI AU
Diundang Presiden Jokowi di KTT G20, Zelensky Sebut Kehadiran Ukraina Tergantung Kemanan di Indonesia
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 21:46 WIB

Penguatan Infrastruktur Telekomunikasi, 15 BTS Resmi Mengudara di Halmahera Barat

Rabu, 15 Februari 2023 - 21:58 WIB

Korban Tewas Turki-Suriah Terus Bertambah, Jutaan Orang Membutuhkan Bantuan

Rabu, 28 September 2022 - 16:20 WIB

Presiden Jokowi: Harga Komoditas Ditentukan Pasar Internasional, Pemerintah Tidak Bisah Intervensi

Rabu, 28 September 2022 - 15:56 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Halmahera Barat Menggunakan Heli Super Puma TNI AU

Rabu, 29 Juni 2022 - 22:30 WIB

Diundang Presiden Jokowi di KTT G20, Zelensky Sebut Kehadiran Ukraina Tergantung Kemanan di Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi penyerahan bantuan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada Masjid Nurul Saffa Desa Tuada

Halmahera Barat

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

error: