Polisi Bakal Telusuri Tunggakan Gaji P3K dan Anggaran Perawatan Mobil Dinas

- Jurnalis

Selasa, 20 Desember 2022 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambo Wellang | Kasatreskrim Polres Halbar, Foto Sumber (Haryadi)

Ambo Wellang | Kasatreskrim Polres Halbar, Foto Sumber (Haryadi)

JAILOLO, defactonews.co – Polres Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) bakal menelusuri dugaan kasus penyalahgunaan anggaran perawatan mobil dinas BKKBN, yang melekat di Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Satuan Reskrim Polres Halbar, AKP Ambo Wellang saat ditemui diruang kerjanya Selasa, 20 Desember 2022 mengaku, pihaknya sudah memperoleh informasi tersebut melalui pemberitaan di media online. Untuk itu, Polres akan mendalami dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut.

Baca Juga :  Wujudkan Kenyamanan antar Permukiman, Dinas PU-PR Halbar Gelar Seminar Penyusunan Dokumen RDT

“Kita dalami dulu selanjutnya baru kita kembangkan, apabila benar terindikasi penyalahgunaan anggaran perawatan mobil dinas, yang mengakibatkan kerugian negara, maka kita tetap tindaklanjuti,” akunya.

Selain dugaan kasus mobil dinas, mantan Kapolsek Payahe itu juga mengaku akan menelusuri persoalan tunggakan gaji P3K guru, yang belum dibayarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halbar.

Baca Juga :  Mantan Kepala UPTD Dikbud Malut Cabang Jailolo Ditetapkan Tersangka

“Jadi selain itu, terkait dengan gaji P3K guru yang belum dibayar selama enam bulan itu juga, bakal kita telusuri juga,”tukasnya.

 

Penulis : Eghez
Editor   : Mus

Berita Terkait

Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik
Polsek Ibu Bergerak Cepat, Kasus Parang dan Miras Langsung Disidang
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Kontroversi “Mens Rea” Pandji, Polisi Dalami Dugaan Penghasutan
Kasus Kuota Haji 2024, PBNU Lepas Tangan dari Status Tersangka Yaqut
Disdikbud Halbar Tegaskan Tidak Ada Pelanggaran dalam Proyek DAK Pendidikan
Janji Palsu Berujung Penipuan, Kerugian Korban Capai Rp 10 Miliar
Kontroversi Politik Hukum: DPR Setujui Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto Kristiyanto
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:50 WIB

Rivaldo Leki Sebut Sekdes, Perangkat Desa dan Ketua BPD Tidak Paham Jalankan Kewenangan dalam Proyek Listrik

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polsek Ibu Bergerak Cepat, Kasus Parang dan Miras Langsung Disidang

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:31 WIB

Kontroversi “Mens Rea” Pandji, Polisi Dalami Dugaan Penghasutan

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:20 WIB

Kasus Kuota Haji 2024, PBNU Lepas Tangan dari Status Tersangka Yaqut

Berita Terbaru

Ilustrasi penyerahan bantuan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada Masjid Nurul Saffa Desa Tuada

Halmahera Barat

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

error: