Akibat Hujan Dengan Intensitas Tinggi, Rumah Warga Enam Desa di Halbar Terendam Banjir

- Jurnalis

Selasa, 7 September 2021 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sejumlah rumah warga yang tergenang air banjir

Tampak sejumlah rumah warga yang tergenang air banjir

HALBAR, defactonews.co — Enam desa di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) terendam banjir. Peristiwa tersebut disebabkan Curah Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut.

Selain merendam pemukiman warga, banjir juga menggenangi badan jalan lintas Kecamatan setempat, sehingga menghambat aktivitas masyarakat setempat, disebabkan satu-satu akses utama, Selasa (07/09/2021).

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Barat, Muhammad Ade Fabanyo mengatakan, akibat banjir yang terjadi telah menyebabkan sebagian rumah warga di kecamatan Jailolo terendam.

“Untuk penyebabnya, di Kecamatan jailolo karena dangkalnya saluran drainase dan tidak berfungsinya dinding penahan sungai pada saat turunnya curah hujan dengan intensitas tinggi,”kata Muhammad Ade

Baca Juga :  Pemda Halbar Dorong Penyelesaian Lahan untuk Dukung Produksi PT TUB

Disampaikan Muhammad Ade, Kejadian bencana alam banjir yang terjadi di kecamatan Jailolo itu melanda di enam desa dengan ketinggian air kurang lebih 60 cm.

“Kejadian bencana alam itu tepat di Desa Hatebicara, Bobo jiko, acango, Payo, soakonora, dan tedeng,”ungkapnya.

Selain itu Lanjut Muhammad Ade, Sebanyak 42 rumah yang tergenang air setinggi kurang lebih 60 Cm. Namun situasi terkini hujan masih melanda kecamatan Jailolo dan banjir terus meluap menggenangi rumah warga.

Baca Juga :  Inspektorat Halbar Segera Audit Dana Desa Gamsida Terkait Dugaan Penyimpangan Pengelolaan

Tim BPBD kabupaten Halbar juga meninjau lokasi banjir untuk melakukan pemantauan dan pendataan. dan Lima KK di Desa Bobo jiko yang melakukan pengisian di beberapa rumah warga yang tidak terdampak banjir.

“Masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan sangat perlu adanya talud penahanan banjir di desa hatebicara karena ada prasarana vital seperti sekolah luar biasa (SLB) kemudian lagi di Desa Bobo jiko,”pungkas Kalak BPBD Halbar

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:53 WIB

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 April 2026 - 09:13 WIB

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Jumat, 24 April 2026 - 08:52 WIB

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

error: