Orom Sasadu Jadi Panggung Pelestarian Budaya dalam FTJ 2026

Makan adat masyarakat Sahu kembali ditampilkan sebagai bagian dari agenda nasional Kharisma Event Nusantara

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Festival Teluk Jailolo 2026, kembali menampilkan budaya makan adat Suku Sahu “Orom Sasadu” yang menjadi salah satu icon Halmahera Barat, Maluku Utara.

‎Ritual adat Orom Sasadu tersebut dilaksanakan di Rumah Adat Sasadu, Desa Taraudu, Kecamatan Sahu, Jumat (19/6/2026) malam. Tradisi makan adat masyarakat Sahu ini menjadi bagian dari rangkaian FTJ 2026 yang kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara.

‎Dalam sambutan Bupati Halmahera Barat James Uang, yang dibacakan Sekretaris Daerah Julius Marau menyampaikan, Sasadu bukan sekadar bangunan adat, melainkan simbol peradaban yang merepresentasikan nilai persatuan, musyawarah, gotong royong, dan penghormatan kepada leluhur.

Baca Juga :  Antisipasi Warga dari Penularan Covid, Pemdes Linggua Salurkan Masker dan Handsanitizer

‎”Orom Sasadu juga mencerminkan filosofi hidup masyarakat Sahu yang menjunjung tinggi kebersamaan sebagai fondasi pembangunan dan kemajuan daerah,”ungkapnya.

‎Julius menyatakan, terkait kembalinya FTJ sebagai agenda nasional, hal itu sebagai kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus mengembangkan pariwisata berbasis budaya.

‎”Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, pelaku usaha, dan generasi muda dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan serta tetap berakar pada identitas lokal,”tandasnya.

Baca Juga :  Warga Soroti Sikap ABAI Dinas PUPR Dalam Penanganan Banjir di Desa Bobanehena

‎Ia menambahkan, bangsa yang maju adalah bangsa yang tidak melupakan akar budayanya, dan warisan leluhur harus menjadi kekuatan untuk melangkah ke masa depan.

‎”Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, serta mempromosikan budaya Halmahera Barat sebagai kekayaan daerah yang bernilai bagi Indonesia dan dunia,”pungkasnya.*(Ghe/Red).

Berita Terkait

FTJ Goes To Dodinga 2026, Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis
Tarian Tradisional Warnai Festival Teluk Jailolo 2026
Gerakan Wisata Bersih Digelar di Pantai Ropu, Dukung FTJ 2026 dan Pariwisata Berkelanjutan
FTJ 2026 Dirangkaikan Tabligh Akbar dan Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H
Dodinga dan Warisan Wallace, FTJ 2026 Hadirkan Ekspedisi Sejarah dan Ilmu Pengetahuan
Dodinga Jadi Episentrum FTJ 2026, Kampung Wallace Resmi Dicanangkan
Lepas 220 Atlet ke Porprov V Malut, James Uang: Kalian Duta Terbaik Halbar
Chuzaemah Emban Misi Besar Halbar di Porprov Malut: Prestasi dan Sportivitas Harus Berjalan Seiring
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:45 WIB

FTJ Goes To Dodinga 2026, Ratusan Warga Ikuti Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:09 WIB

Tarian Tradisional Warnai Festival Teluk Jailolo 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:56 WIB

Orom Sasadu Jadi Panggung Pelestarian Budaya dalam FTJ 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:40 WIB

Gerakan Wisata Bersih Digelar di Pantai Ropu, Dukung FTJ 2026 dan Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:53 WIB

FTJ 2026 Dirangkaikan Tabligh Akbar dan Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H

Berita Terbaru

Dok/Ist

Halmahera Barat

Tarian Tradisional Warnai Festival Teluk Jailolo 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 08:09 WIB

error: