Wabup Halbar Turun Tangan, Persoalan Ganti Rugi Lahan Warga dengan PT TUB Tuntas

Mediasi yang dipimpin Wakil Bupati menghasilkan kesepakatan ganti rugi bagi 13 kepala keluarga di Desa Nolu yang sebelumnya tertunda

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat turun langsung memediasi penyelesaian ganti rugi lahan milik warga yang terdampak aktivitas pertambangan PT Tri Usaha Baru (TUB) di Kecamatan Loloda Tengah. Langkah tersebut dilakukan setelah proses penyelesaian yang sempat tertunda akhirnya difasilitasi melalui pertemuan bersama pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.

Mediasi yang digelar di Desa Bakun Pantai, Kecamatan Loloda Tengah, Selasa (7/7/2026), dihadiri Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad, Sekretaris Daerah Julius Marau, Kepala Bagian Pemerintahan Yuyun Mustafa, Camat Loloda Tengah Suparto Lansib, para kepala desa, serta pihak terkait untuk membahas penyelesaian ganti rugi lahan warga.

Baca Juga :  SEMAINDO Halbar DKI Jakarta Laporkan Pemda Halbar ke KPK RI Atas Dugaan Korupsi Dana PEN

Kepada wartawan, Wabup Halbar Djufri Muhamad, menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Daerah kemarin, bertujuan untuk menjadi poros tengah dalam menuntaskan tuntutan warga terkait ganti rugi lahan

” Jadi setelah pak Bupati perintahkan Wakil hadir menjadi pembicara dalam penyelesaian ganti rugi lahan warga oleh PT. Tri Usaha Baru (TUB). Wakil sampaikan dengan berbagai pendekatan termasuk dari segi aturan,”kata Djufri Muhamad, Kamis (9/6/2026) saat ditemui dalam lobi Kantor Bupati.

Setelah itu, Wakil Djufri mengatakan bahwa warga pun menerima, dan menuai kesepakatan-kesepakatan yang rill dengan pihak PT. Tri Usaha Baru (TUB). Selain itu Ia juga menegaskan, agar pihak Perusahaan Tambang tetap mengedepankan prinsip baik terhadap warga lingkar tambang.

Baca Juga :  Gelar Expos Kewirausahaan, SMK Muhammadiyah Tampilkan 12 Prodak Hasil Karya Siswa

“Kemarin Pemda mediasi itu bagi 13 Kepala Keluarga (KK) dari desa Nolu yang sebelumnya masih tertunda karena ada tarik-manarik namun sudah tuntas setelah dimediasi,”ucapnya.

Meski begitu, Wakil Bupati Halbar dua periode ini mengingatkan, bahwa saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Barat sedang berupaya menyiapkan dokumen-dokumen tambang rakyat.

“Jadi tambang rakyat ini beraktifitas diluar areal pertambangan milik PT. TUB itu bertujuan memberikan peluang ke Desa-desa untuk bisa mengoptimalkan Ekonomi desa. Sementara untuk PT. TUB sedang mempersiapkan tahapan eksplorasi dan produksi karena urusan sudah selesai,”pungkasnya.*(Ghe/Red).

Berita Terkait

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman
Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat
Pemuda Muhammadiyah Halbar dan Polisi Kompak Tanam Jagung
Kuker Ke DPRD Halut, DPRD Halmahera Barat Konsultasi Terkait Perda Hilirisasi Buah Kelapa
Siap Gebrak Laut Halmahera Barat dengan Kapal Cepat, PDI Tunggu Jaminan Keamanan
Sukseskan Program Halbar Terang, PLN LisDes Mulai Sasar Sejumlah Desa di Halmahera Barat
Bupati Halmahera Barat Diminta Luruskan Kembali Klaim Royalti PT.NHM
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:19 WIB

Wabup Halbar Turun Tangan, Persoalan Ganti Rugi Lahan Warga dengan PT TUB Tuntas

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:29 WIB

Di Tengah Isu Efisiensi Anggaran, Bupati Halbar Pastikan PPPK Tetap Aman

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:23 WIB

Pemuda Muhammadiyah Halbar dan Polisi Kompak Tanam Jagung

Berita Terbaru

error: