25 Tahun Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo, Dari Perjalanan Iman hingga Pengabdian Sosial

Perayaan yubileum tidak sekadar menjadi ungkapan syukur, tetapi juga meneguhkan peran Gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut — Perayaan Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menjadi momentum penting bagi umat Katolik untuk meneguhkan kembali perjalanan iman, semangat pelayanan, serta kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat. Pesta perak tersebut dirayakan dengan penuh sukacita dan syukur, sekaligus menjadi ruang refleksi atas kiprah Gereja selama seperempat abad di tengah masyarakat yang majemuk.

Perayaan bersejarah tersebut kemudian ditutup dengan pesta malam puncak yang dihadiri sejumlah tokoh penting di Halbar, Bupati Halbar James Uang, Wakil Bupati Djufri Muhamad, Ketua DPRD Ibnu Saud Kadim, Kapolres Halbar, Kajari, Danyonif 732/Banau, Kepala Kantor Kementerian Agama, para uskup, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Barat James Uang menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan pelayanan publik.

Menurutnya, pembangunan manusia yang beriman, berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemajuan daerah.

“Karena itu, Gereja bersama lembaga-lembaga keagamaan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk manusia Halmahera Barat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan kuat secara moral,”ujar James.

James berharap peringatan Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi titik awal untuk memperkuat pelayanan Gereja yang semakin terbuka, inklusif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tewas Dalam Sel Polres Halbar, Keluarga Ungkap Hal Janggal dan Rencana Adukan Ke Mabes Polri

“Gereja hendaknya terus menjadi rumah bagi penguatan iman, tempat bertumbuhnya generasi muda, ruang pembentukan karakter, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan kehidupan masyarakat yang damai, sehat, maju, dan sejahtera,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo yang juga Sekretaris Daerah Halmahera Barat, Julius Marau, menjelaskan bahwa perayaan tersebut memiliki sejumlah tujuan, baik secara umum maupun khusus.

Menurut Julius, tujuan umum perayaan Yubileum adalah sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas penyertaan, rahmat, dan perkembangan iman umat selama 25 tahun perjalanan Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo.

Selain itu, Yubileum juga menjadi momentum pembaruan iman dan kehidupan rohani umat melalui refleksi, rekonsiliasi, serta penguatan kembali semangat pelayanan.

“Momentum pesta perak ini menjadi waktu refleksi, rekonsiliasi, dan pembaruan rohani agar seluruh umat semakin dewasa dalam iman serta meneladani semangat misioner Santo Fransiskus Xaverius,”jelas Julius.

Ia menambahkan, terdapat empat tujuan khusus dalam perayaan tersebut. Pertama, meningkatkan persekutuan atau komunio dengan mempererat persaudaraan antarumat di tingkat stasi, lingkungan, wilayah, hingga kategori katekese.

Baca Juga :  Buka Latsar CPNS Golongan II dan III Secara Resmi, Ini Pesan Wabup Halbar

Kedua, merevitalisasi semangat misioner agar umat semakin aktif terlibat dalam pelayanan Gereja dan menjadi saksi Kristus di tengah kehidupan masyarakat Jailolo yang majemuk.

Tujuan ketiga adalah melakukan evaluasi dan proyeksi pastoral dengan menengok kembali perjalanan Paroki selama 25 tahun, mengevaluasi pelayanan yang telah berjalan, sekaligus merumuskan arah pelayanan yang lebih relevan di masa depan.

Sementara tujuan keempat adalah memperkuat toleransi dan kesaksian sosial melalui hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah maupun masyarakat lintas agama demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan bersama di Kabupaten Halmahera Barat.

Tak hanya menggelar kegiatan keagamaan, rangkaian Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial.

Panitia melaksanakan pelayanan kepada anak yatim, penyaluran bantuan bagi panti asuhan, pemeriksaan mata gratis, serta pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol bagi masyarakat.

Selain itu, panitia juga melakukan penyaluran air bersih dan sejumlah kegiatan sosial lainnya sebagai bentuk nyata kepedulian Paroki kepada masyarakat.

Melalui perayaan Yubileum ke-25 ini, Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo diharapkan terus memperkuat pelayanan iman, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat Halmahera Barat yang damai, harmonis, dan sejahtera.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Kanwil Ditjenpas Malut Tekankan Disiplin, Lapas Jailolo Perkuat Pelaksanaan Tugas
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33 WIB

TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi

Berita Terbaru

error: