Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat

Kabut Asap Picu Kekhawatiran terhadap Kualitas Udara, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyampaikan arahan terkait kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kualitas udara di Maluku Utara, khususnya Halmahera Barat. Pemerintah daerah mengambil langkah antisipatif, termasuk menginstruksikan pembagian masker kepada masyarakat serta memperketat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak kesehatan dan perubahan cuaca. (Foto: Ilustrasi)

Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyampaikan arahan terkait kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kualitas udara di Maluku Utara, khususnya Halmahera Barat. Pemerintah daerah mengambil langkah antisipatif, termasuk menginstruksikan pembagian masker kepada masyarakat serta memperketat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak kesehatan dan perubahan cuaca. (Foto: Ilustrasi)

terasmalut — Bupati Halmahera Barat James Uang menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengambil langkah konkret menyikapi kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berdampak pada kualitas udara di Maluku Utara, khususnya Halmahera Barat.

Berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Halmahera Barat termasuk daerah dengan kualitas udara terburuk akibat bencana asap. James meminta BPBD dan Dinas terkait membagikan masker kepada masyarakat dan mengimbau warga menggunakannya saat beraktivitas di luar rumah.

“Karena itu, kemarin saya sudah menyampaikan kepada Kepala BPBD agar segera melakukan langkah-langkah konkret di lapangan, misalnya membagikan masker kepada masyarakat. Sebagian masker juga sudah dibagikan,”kata James, ketika dikonfirmasi wartawan. Kamis (15/09/26).

Menurutnya, asap tersebut tidak hanya bersumber dari kebakaran hutan di Halmahera Barat, tetapi juga berpotensi berasal dari wilayah lain. Ia berharap hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir membantu memadamkan titik api dan memperbaiki kualitas udara.

Baca Juga :  DPM-PD Halbar Kolaborasi Dengan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Permendes No 8 Tahun 2022

Terkait dugaan kebakaran di kawasan Gunung Gamkonora, James mengatakan telah menerima komunikasi dari Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara mengenai pengecekan kondisi di wilayah tersebut. Pemerintah provinsi berencana memfasilitasi pemadaman melalui udara menggunakan helikopter jika titik api masih ditemukan. Langkah serupa juga disiapkan untuk kebakaran di Kepulauan Sula.

Dikatakan James, Pemkab Halmahera Barat melalui BPBD akan memastikan kondisi terkini Gunung Gamkonora dan melaporkannya kepada pemerintah provinsi apabila kebakaran masih berlangsung.

Selain menangani kabut asap, ia juga menyebut pemerintah daerah bakal meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir setelah musim kemarau. BMKG memperingatkan kemungkinan peningkatan curah hujan pada akhir Oktober yang dapat memicu banjir di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Tahun Depan, Insentif Dokter dan Nakes di Halbar Bakal Dinaikkan 

James menjelaskan, kebakaran hutan dapat merusak vegetasi pegunungan dan mengurangi kemampuan tanah menyerap air sehingga resiko banjir meningkat saat hujan berintensitas tinggi. Untuk mengantisipasinya, Bupati dua periode ini menyebut akan menyiapkan langkah penanganan, termasuk mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD Perubahan.

“Pemerintah daerah sudah melakukan langkah-langkah kesiapan, termasuk menyiapkan dana BTT. Sehingga apabila terjadi banjir, kita bisa segera mengambil langkah penanganan dan antisipasi,”ujarnya.

James menegaskan, penanganan potensi banjir membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Pemkab Halmahera Barat akan mengoptimalkan kesiapan personel dan anggaran untuk merespons bencana akibat kebakaran hutan maupun banjir pada masa peralihan musim.

“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,”kata James.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Kanwil Ditjenpas Malut Tekankan Disiplin, Lapas Jailolo Perkuat Pelaksanaan Tugas
FGD RIP Jadi Titik Temu, Pemda Halbar dan UPP Siapkan Wajah Baru Pelabuhan Jailolo-Kedi
Dodinga hingga Bobane Igo Menanti Kapal Perintis, Konektivitas Masih “Baku Tunggu”
Tekan Biaya Logistik, Pemprov Malut Usulkan Tambahan Subsidi di Tiga Pelabuhan Halmahera Barat
Chuzaemah Djauhar Pimpin PBSI Halbar, Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama
Di Bawah Pembinaan IMI Halbar, Dua Tim Raih Tiga Prestasi di Road Race Piala Gubernur Malut
Pemkab Halbar Perkuat Konektivitas Loloda Tengah melalui Usulan Deviasi KM Sabuk Nusantara 35
Muskab III PMI Halbar Tetapkan Chuzaemah Djauhar sebagai Ketua 2026–2031
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Kanwil Ditjenpas Malut Tekankan Disiplin, Lapas Jailolo Perkuat Pelaksanaan Tugas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:23 WIB

FGD RIP Jadi Titik Temu, Pemda Halbar dan UPP Siapkan Wajah Baru Pelabuhan Jailolo-Kedi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Dodinga hingga Bobane Igo Menanti Kapal Perintis, Konektivitas Masih “Baku Tunggu”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tekan Biaya Logistik, Pemprov Malut Usulkan Tambahan Subsidi di Tiga Pelabuhan Halmahera Barat

Berita Terbaru

error: