Hadiri Panggilan Polisi, Novelheins Sakalaty Dicecar 14 Pertanyaan

- Jurnalis

Kamis, 2 Desember 2021 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAILOLO, Kasatreskrim Polres Halbar Ambo Wellang saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (2/12/21) membenarkan, Novelheins Sakalaty sudah memenuhi panggilan sejak pukul 09.00 WIT sampai 14.00 WIT untuk dimintai klarifikasi awal terkait adanya dugaan penyalahgunaan wewenang tender proyek pengadaan obat senilai Rp 2,2 Miliar yang melekat di Dinas setempat.

“Kepala Dinas Kesehatan sudah penuhi panggilan dan sudah dimintai keterangan awal selama 5 jam,”ungkapnya.

Baca Juga :  Soal Pembelian Sapi Kurban, Fraksi PKB Minta Bupati Halbar Tanggungjawab

Ambo mengatakan, Novelheins dicecar 14 pertanyaan pada kasus dugaan Penyalahgunaan tender proyek obat.

“Sekitar pukul 14.00 WIT, pemeriksaan kita selesai, dan sebanyak 14 pertanyaan yang kita ajukan ke Kadinkes,”kata Ambo.

Meski begitu, Ambo mengaku pihaknya belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan sebab masih tahap selanjutnya untuk dilakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Diduga Korupsi, Front Pemuda Anti Korupsi Desak APH Periksa Kadis ESDM dan Sekretaris Dikbud Malut  

“Yang jelas kita sudah selesai melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Kesehatan,”ucap Mantan Kapolsek Payahe itu.

Ia juga menyebut, Pihaknya bakal melayangkan surat panggilan klarfiksai terhadap Kepala ULP Halbar untuk di mintai keterangan.

“Besok Jumat (2/12/21) kita juga akan layangkan surat panggilan klarifikasi terhadap Kepala ULP,”pungkas Ambo

Berita Terkait

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Kontroversi “Mens Rea” Pandji, Polisi Dalami Dugaan Penghasutan
Kasus Kuota Haji 2024, PBNU Lepas Tangan dari Status Tersangka Yaqut
Disdikbud Halbar Tegaskan Tidak Ada Pelanggaran dalam Proyek DAK Pendidikan
Janji Palsu Berujung Penipuan, Kerugian Korban Capai Rp 10 Miliar
Kontroversi Politik Hukum: DPR Setujui Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto Kristiyanto
BBM Bersubsidi di Halbar Terkepung Skandal – Pansus DPRD Siap Bongkar Jaringan Gelap!
Oknum Anggota DPRD Morotai Bersama Adik Kandungnya Ditetapkan Tersangka Usai Keroyok Mus D Jalil
Berita ini 358 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:31 WIB

Kontroversi “Mens Rea” Pandji, Polisi Dalami Dugaan Penghasutan

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:20 WIB

Kasus Kuota Haji 2024, PBNU Lepas Tangan dari Status Tersangka Yaqut

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Disdikbud Halbar Tegaskan Tidak Ada Pelanggaran dalam Proyek DAK Pendidikan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:37 WIB

Janji Palsu Berujung Penipuan, Kerugian Korban Capai Rp 10 Miliar

Berita Terbaru

PGRI Halmahera Barat (Dok/Ist)

Halmahera Barat

PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:53 WIB

Bupati Halmahera Barat, James Uang, melepas 19 JCH (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Menuju Tanah Suci, Bupati James Uang Lepas 19 JCH Halbar Secara Resmi

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:13 WIB

Masri Hamja, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Sabtu, 25 Apr 2026 - 20:52 WIB

error: