Khawatir Pengaruhi Ekonomi ABK, Asosiasi Speed Boat Tolak Penambahan Kapal Cepat 

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ist

Dok/Ist

terasmalut – Rencana penambahan kapal cepat pada jalur pelayaran Jailolo–Ternate mendapat penolakan dari Asosiasi Speed Boat Jailolo. Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Asosiasi, Alon Gafur, usai melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Halmahera Barat, Sekretaris Daerah, dan Wakil Ketua I DPRD Halbar pada Senin (5/5/2025).

Alasan utama penolakan tersebut adalah kekhawatiran dampak ekonomi terhadap para awak speed boat yang selama ini melayani rute yang sama. Menurut Alon, saat ini saja jumlah penumpang di Pelabuhan Jailolo masih tergolong minim.

“Silaturahmi ini kami lakukan untuk menyampaikan keluhan dari Asosiasi terkait rencana penambahan kapal cepat. Saat ini saja penumpang di pelabuhan sering kali sepi. Kalau ada penambahan kapal cepat, bagaimana nasib armada speed boat yang sudah ada?,”ujar Alon.

Baca Juga :  Herman Moanorak: Pemberhentian Sementara Kades Lako Akediri Sudah Sesuai Mekanisme

Politisi Partai Gerindra Halbar ini menjelaskan, Asosiasi tidak menolak sepenuhnya kehadiran kapal cepat tambahan. Namun, ia menilai perlu ada peninjauan ulang terhadap urgensi penambahan kapal cepat, khususnya dengan mempertimbangkan volume penumpang saat ini.

“Bukan kami menolak, tapi kami minta ditunda dulu. Jika suatu saat penumpang di pelabuhan memang melonjak signifikan, kami dari Asosiasi siap menerima tambahan kapal cepat untuk melayani masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Innalilahi Wa Innailaihi Rajiun, Salah Satu Jamaah Haji Asal Halbar Meninggal Dunia

Alon juga merinci bahwa saat ini dalam satu hari, rata-rata hanya tiga unit speed boat yang beroperasi dengan kapasitas 17 penumpang per unit. Bahkan, pada sore hari setelah pukul 14.00 WIT, sebagian besar speed boat tidak lagi mendapatkan penumpang.

“Dari total 29 unit speed boat yang beroperasi di Pelabuhan Jailolo, banyak yang harus menunggu hingga tiga sampai empat jam hanya untuk mengisi satu trip. Ini menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan menambah kapal cepat,”tandasnya.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak
Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi
Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal
DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak
Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter
Polisi Pastikan Berkas AN Segera Dikirim ke Kejaksaan, Penahanan Bukan Syarat Pelimpahan
BKAD Halbar Masuk Tiga Besar Pengelola TKD Terbaik Versi Kemenkeu, Bupati: Jadi Motivasi Seluruh OPD
Hadapi Efisiensi ! Bupati James Wajibkan Seluruh OPD Genjot PAD, yang Gagal Siap Dievaluasi
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10 WIB

Hari Anak Nasional, Pokja I TP-PKK Halbar Gaungkan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06 WIB

Terisolasi Bertahun-tahun, Warga Loloda Tengah Nekat Hadang Kapal Perintis Ditengah Gelombang Tinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

Ketua Organda Halbar Buka Suara soal Video Viral di RS Jailolo: Akui Emosi, Bantah Intimidasi Dokter Secara Personal

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:37 WIB

DPRD Halbar Ketok Palu Dua Ranperda Strategis, Fokus Nelayan dan Pilkades Serentak

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:34 WIB

Emosi di IGD Berujung Laporan Polisi, Ketua Organda Halbar Diduga Caci dan Intimidasi Dokter

Berita Terbaru

error: