Pengadaan APD covid19 Senilai 1,4 Miliar di Halbar, Kadinkes dan Kabid Perencanaan Saling Tunjuk

- Jurnalis

Kamis, 2 Desember 2021 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAILOLO, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyatakan, dirinya tak tahu menahu mengenai pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) covid-19.

Diketahui, pengadaan APD senilai 1,4 Miliar yang melekat di Dinas Kesehatan Halmahera Barat itu ditenderkan sejak 11 Juli 2021 dan kontraknya dimulai pada 28 Juli 2021.

Baca Juga :  Sebut Halbar Sudah Lama Tidak Rolling, James Mulai Nampakkan Tombol Rolling Untuk Semua Eselon

Kepala Dinas Kesehatan Halbar, Novelheins Sakalaty saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (02/12), mengaku tidak mengetahui betul terkait adanya pengadaan tersebut.

“Saya tidak tau soal pengadaan APD covid19,”katanya.

Mantan Kepala Puskesmas Tabaru itu menambahkan, Pengadaan APD nanti dikonfirmasikan ke Bidang Perencanaan.”Nanti saya konfirmasi ke bidang perencanaan,”singkatnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perencanaan Dinas Kesehatan, Andika mengebut, bahwa pengadaan APD Covid19 senilai 1,4 milyar itu sudah ada di Gudang tepat di Lingkungan Puskesmas Kota Desa porniti.

Baca Juga :  Bawaslu Halbar Sosialisasikan Tahapan Pemilu ke Ormas, OKP dan Tokoh Masyarakat

“Untuk Pengadaan APD, barangnya sudah ada bahkan sebagian sudah didistribusikan ke seluruh puskesmas, tapi nanti konfimasi lagi ke Kadis karena beliau sebagai PPK,”ujar Andika

 

Berita Terkait

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Darurat Air Bersih Akibat Banjir, Warga Desa Tolofuo Harap Ada Tindakan Pemerintah
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WIB

Nama Pangkalan Dicoret Sepihak dan Tanpa Alasan, Kuasa Hukum Somasi Disperindagkop dan Agen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Senin, 12 Januari 2026 - 20:08 WIB

Tim Kesebelasan Bos Muda Salurkan Bantuan sebagai Wujud Keprihatinan atas Bencana Halmahera Barat

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: