RSUD Jailolo Kekurangan Tenaga Dokter Spesialis

- Jurnalis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Jailolo Kabupaten Halmahera Barat | Foto Dok: defactonews

Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Jailolo Kabupaten Halmahera Barat | Foto Dok: defactonews

JAILOLO, defactonews.co — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Hingga saat ini belum juga memiliki tenaga medis dokter mata.

Hal ini disampaikan oleh direktur RSUD Jailolo, Dr Novi Mariana Drakel saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (19/10/21), Bahwa RSUD Jailolo sampai sekarang belum juga memiliki tenaga dokter spesialis mata.

“Memang awalnya sudah ada usulan penambahan di tahun 2022, hanya saja tergantung dengan kemampuan daerah, namun kita berharap bisa didukung oleh pemda dengan anggaran sehingga di tahun depan kita sudah bisa memiliki dokter mata,”ungkapnya.

Novi mengatakan, Rumah Sakit Jailolo memang sudah memiliki dokter penyakit dalam tetapi masih ada beberapa dokter yang perlu ditambahkan. “Dokter penyakit dalam dan jantung kita baru punya masing-masing satu tetapi kalau bisa ditambahkan lagi,”ucap Novi

Baca Juga :  DPD dan DPC Gerindra Optimis Pelaksanaan Vaksinasi Bakal Penuhi Capaian Target di Se-Malut

Disentil terkait Dokter yang Disekolahkan oleh Pemda, Novi menyebut dokter anak dan dokter mikrobiologi masih menempuh studi akan tetapi di awal 2022 nanti ada dua dokter yang akan kembali mengabdi di halbar yang sudah disekolahkan oleh Pemda.

“Awal tahun depan nanti yang pulang itu ada dua, yaitu Dokter Inggrid (Radiologi) sama dokter Arhismawati (Andrologi) dan itu yang betul-betul punya halbar. Bahkan ada juga dokter Neurologi, cuman saya kurang tahu itu puskesmas mana,”akunya.

Selain itu kata Novi, Status rumah sakit memang sudah UD tetapi masih semi UD belum full UD sehingga untuk perekrutan dokter pihaknya hanya sebatas mengusulkan selanjutnya difasilitasi oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Tegas! Wakil Ketua DPP Apdesi Ingatkan Kades dan BPD Tak Terlena Perpanjangan Masa Jabatan, Fokus Pelayanan

“Untuk seluruh gaji tenaga kesehatan ini masih dibiayai oleh pemda, tetapi kalau kita disini hanya memfasilitasi biaya operasional,”akunya.

Kendati begitu, Novi mengaku Bahwa rumah sakit jailolo sudah memiliki dokter Onpologi yang bahkan satu-satunya merupakan dokter bedah di maluku utara.

“Dokter Onpologi yang PNS khususnya di Malut itu cuman ada di jailolo, jadi kalau misalnya pasien bedah yang parah itu bisa kesini, karena kita sudah punya,”tandasnya.

 

 

(D01/Red)

Berita Terkait

Kanwil Ditjenpas Malut Tekankan Disiplin, Lapas Jailolo Perkuat Pelaksanaan Tugas
Dodinga hingga Bobane Igo Menanti Kapal Perintis, Konektivitas Masih “Baku Tunggu”
Chuzaemah Djauhar Pimpin PBSI Halbar, Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama
Pemkab Halbar Perkuat Konektivitas Loloda Tengah melalui Usulan Deviasi KM Sabuk Nusantara 35
Muskab III PMI Halbar Tetapkan Chuzaemah Djauhar sebagai Ketua 2026–2031
Anggota Deprov Meri Popala Serap Aspirasi Petani Ibu Selatan, Infrastruktur Pertanian Jadi Perhatian
Reses di Ibu, Meri Popala Serap Aspirasi Petani soal Kebutuhan yang Mendesak
Pokja IV TP-PKK Halbar Dorong Desa Awer Perkuat Kesadaran Kesehatan Lingkungan
Berita ini 311 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Kanwil Ditjenpas Malut Tekankan Disiplin, Lapas Jailolo Perkuat Pelaksanaan Tugas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Dodinga hingga Bobane Igo Menanti Kapal Perintis, Konektivitas Masih “Baku Tunggu”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Chuzaemah Djauhar Pimpin PBSI Halbar, Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pemkab Halbar Perkuat Konektivitas Loloda Tengah melalui Usulan Deviasi KM Sabuk Nusantara 35

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Muskab III PMI Halbar Tetapkan Chuzaemah Djauhar sebagai Ketua 2026–2031

Berita Terbaru

error: