JAILOLO, defactonews.co – Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Rosbery Uang diduga mengancam Pemenang Tender proyek Pembangunan ruang sekolah SMP Negeri 14 yang beralamat di desa Tahafo kecamatan ibu.
“Waktu kami ketemu ciko di kantor bupati, Ciko mengakui kalau dia ditekan oleh ibu rosbery uang (red-Kadis Pendidikan Halbar), ciko mengaku bahwa ibu rosbery uang mengatakan ke dirinya jangan sampai proyeknya yang lain bakal diputuskan lagi,”ungkap Cella, sembari menirukan ucapan Ciko, Selasa (9/8)
Ia mengatakan, Waktu melakukan tender proyek tersebut telah berkoordinasi dengan pemilik CV. Maziria Teknik. Yakni Ciko selalu pemilik untuk memakai jasa perusahaannya dan sudah disetujui, sehingga pihaknya melakukan pelelangan di bagian Unit layanan pengadaan (ULP), dan secara administrasi bahkan tahapan sudah dilalui dan sudah dimenangkan oleh pihaknya.
“Kita kan sudah sepakat, saya tender proyek ini menggunakan perusahaannya dan dia sudah setujui, bahkan saya sudah kasih Fee kepada Ciko, sehingga kami urus tender dan kemudian kami memenangkan tender tersebut,”akunya.
Namun tiba-tiba Cella melanjutkan, Kadis pendidikan menghubunginya melalui via telepon sembari membentak dan mencegah untuk tidak lagi melanjutkan pekerjaan dengan mengaku proyek itu Tim punya. Padahal kata dia, belanja kebutuhan proyek, seperti pasir batu dan juga sudah mengadakan penggalian fondasi
“Setelah 10 hari ketika pasir dan batu turun dan papan proyek juga sudah dipasang, Ibu Ros TLP sekitar jam 10 malam, dengan nada marah dia mengatakan kalau Proyek yang di bawah itu atas arahan siapa, itu pendukung punya stop kerja,”ucapnya menirukan
“Padahal setiap proses tender proyek bangunan harus melalui tahapan pelelangan dan pengurusan admistrasi bukan semacam proyek penunjukan langsung (PL). “Ibu ini melalui tender bukan PL, kalau PL ibu bisa bilang punya pendukung,”imbuhnya.
Ia menambahkan, Kadis pendidikan itu juga mengakui bahwa yang memenangkan pelelangan tender tersebut adalah dirinya. padahal kata Cella, saat membuat penawaran proyek tersebut adalah pihaknya dengan nama perusahaan CV. Maziria Teknik.
“Dia mengaku sebagai pemenang tender. padahal saat membuat penawaran proyek tersebut hanya kami. Ciko juga akhir-akhir ini susah diajak komunikasi,”pungkasnya.
Sebagai infomasi, melalui laman resmi LPSE Halbar. Pembangunan ruang laboratorium komputer beserta perabotnya SMP Negeri 14 Halbar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), dengan jumlah pagu anggaran senilai Rp. 676.000.000,00. itu, sudah dimenangkan oleh perusahan CV. Maziria Teknik yang beralamat di desa Tobololo Kota Ternate Utara.
Penulis : Eghez
Editor : Redaksi















