Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama

Dukungan Komisi V Dinilai Kunci Percepatan Pembangunan

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat, James Uang ketika mengikuti pertemuan dengan Komisi V DPR-RI, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan dan para Kepala Daerah se-Maluku Utara di Hotel Sahid Ternate (Dok/Ist)

Bupati Halmahera Barat, James Uang ketika mengikuti pertemuan dengan Komisi V DPR-RI, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan dan para Kepala Daerah se-Maluku Utara di Hotel Sahid Ternate (Dok/Ist)

terasmalut — Bupati Halmahera Barat, James Uang, mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar, penanganan pascabencana banjir, serta pengembangan kawasan strategis dalam pertemuan bersama Komisi V DPR RI yang digelar di Hotel Sahid Ternate, Rabu (22/4/2026).

Dalam forum tersebut, James menegaskan bahwa kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Halmahera Barat masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia menilai, keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu hambatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah-wilayah yang masih terisolasi.

“Dukungan dari Komisi V DPR RI dan kementerian terkait sangat dibutuhkan agar pembangunan dan perbaikan infrastruktur dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya usai mengikuti pertemuan.

Baca Juga :  Inspektorat Halbar Segera Audit Dana Desa Gamsida Terkait Dugaan Penyimpangan Pengelolaan

Data yang dipaparkan menunjukkan, dari total panjang jalan kabupaten sekitar 512 kilometer, sebanyak 150,23 kilometer berada dalam kondisi rusak berat, 121,43 kilometer rusak ringan, dan hanya sekitar 240,34 kilometer yang tergolong baik.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antarwilayah.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, pertemuan juga membahas penanganan pascabencana banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Halmahera Barat.

Bupati menekankan pentingnya langkah terpadu antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mitigasi dan pemulihan pascabencana.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah penataan kawasan Festival Teluk Jailolo (FTJ) serta pengembangan Pelabuhan Jailolo sebagai salah satu simpul konektivitas dan penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga :  Bupati James Perintahkan Dinkes Bentuk Tim Investigasi Akibat Meninggalnya Bayi di Puskesmas Ibu Tabaru

Sementara itu, Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Iren menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan. Setelah kembali ke Jakarta, pihaknya akan menggelar rapat bersama kementerian mitra kerja guna membahas langkah konkret yang dapat segera diambil.

Selain itu, Komisi V juga berencana mengundang para kepala daerah se-Maluku Utara bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk merumuskan kebijakan lanjutan yang lebih terarah dan tepat sasaran.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan kementerian terkait, diharapkan berbagai persoalan infrastruktur, penanganan pascabencana, serta pengembangan kawasan strategis di Halmahera Barat dapat segera ditangani secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya
Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta
Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar
Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 
RSUD Jailolo Buka-bukaan Soal Anggaran, Rp19 Miliar Jadi Acuan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Rabu, 22 April 2026 - 12:41 WIB

Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang

Senin, 20 April 2026 - 23:19 WIB

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 April 2026 - 10:55 WIB

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta

Berita Terbaru

Kepala Disdikbud Halbar, Rosbery Uang (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Rabu, 22 Apr 2026 - 18:08 WIB

Tampak Siswa SD N 12 Halmahera saat menjalani Tes Kemampuan Akademik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain

Rabu, 22 Apr 2026 - 17:23 WIB

melda Azzahra Tude(Sekritaris DPW BRINUS MALUT

Halmahera Barat

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 Apr 2026 - 23:19 WIB

error: