Akademisi Tegaskan Haji Robert Tidak Perparah Trauma Masyarakat Dengan Investasi Politik di Halbar

- Jurnalis

Rabu, 1 Februari 2023 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Nofrizal Amir, Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate. (dok/Eghez)

M. Nofrizal Amir, Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate. (dok/Eghez)

HALBAR, terasmalut.ID — Pernyataan pemilik PT. NHM, Haji Romo Nitiyudo Wachjo pada saat peresmian Pondok Pesantren “Daarul Miftah” yang menyebutkan siap memberikan dukungan kepada Bupati Halmahera Barat, James Uang jika ingin menjadi Bupati atau Gubernur kedepan, menuai kritikan dari akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, M. Nofrizal Amir.

“Pernyataan Haji Robert, perlu dicurigai maksud dan orientasinya apa. Dukungan apa yang diberikan? Sebab mesti diingat, latar belakang Haji Robert sebagai pemilik NHM pada saat pernyataan itu disampaikan, cenderung akan dimaknai terselubung oleh publik,”ucap Nofrizal melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (1/2/2023).

Menurut Nofrizal, trauma politik masyarakat saat ini, berdasarkan fakta politik kekuasaan yang ada, jangan lagi diperparah melalui pernyataan yang justru bertentangan dengan geliat masyarakat dalam memutus campur tangan pemodal dalam pilkada.

Baca Juga :  Mantan Kepala UPTD Dikbud Malut Cabang Jailolo Ditetapkan Tersangka

“Secara jujur mesti disampaikan, bahwa fakta politik kekuasaan hari ini, ada bangunan relasi kekuasaan yang kuat antara kelompok pebisnis, serta politisi yang bergabung dalam sebuah kepentingan yang sama untuk menguasai sumber daya material. Jadi, jika pak Haji Robert ingin menanam investasi di Halbar, silahkan ditempuh jalurnya, tapi jangan berinvestasi politik disini,”tegasnya.

Apalagi menurutnya, dua pernyataan pak Haji Robert yang dihubungkan secara berurutan, yakni rasa sayang pak Haji Robert kepada Bupati James Uang dan kekayaan alam Halmahera Barat yang tidak sebanding dengan Kabupaten lain di Maluku Utara (baca; defactonews.co, edisi 31/2/2023).

“Dua pernyataan yang sengaja dikorelasikan tersebut, mesti dimaknai secara kritis. Artinya, teks rasa sayang kepada Bupati dan kekayaan alam Halbar yang tak sebanding dengan Kabupaten lain di Malut, merupakan dua pernyataan yang lahir dalam konteks acara peresmian pondok pesantren. Namun dalam hubungannya dengan rencana NHM mendukung pengelolaan tambang emas di Loloda, tak boleh lepas dari pengamatan dan analisa publik,”beber Nofrizal.

Baca Juga :  Diskominfo Halbar Gandeng Telkomsel Beri Dukungan BANAU Sebagai Pahlawan Nasional Via SMS

Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi UMMU itu juga menambahkan, secara paradigmatik, dapat diartikan aspek antesedennya, yakni karena rasa sayang pak Haji Robert kepada Bupati Halbar, maka konsekuensinya dukungan kepada Bupati Halbar saat pemilukada nanti pun diberikan.

“Namun, pernyataan kekayaan alam Halmahera Barat yang tidak sebanding dengan Kabupaten lain di Maluku Utara, dicurigai objek referennya mengacu pada tambang emas di Loloda yang saat ini sedang dijajaki bersama pemda Halbar,”tutupnya.(*)

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani
Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar
Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama
Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib
Fasilitas Minim, Siswa SD Halbar Ujian “Nebeng” Sekolah Lain
Kloter 13 Halbar Siap Dilepas, Pemda Halbar Pastikan Semua Persiapan Matang
Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
Berita ini 436 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:19 WIB

Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong

Sabtu, 25 April 2026 - 20:52 WIB

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Jumat, 24 April 2026 - 08:52 WIB

Marianto Mayau Dinilai Sesat dan keliru Memahami Substansi Penjelasan Bupati Halbar

Rabu, 22 April 2026 - 18:44 WIB

Bupati Halbar “Blak-blakan” di DPR RI: Infrastruktur Jadi Penghambat Utama

Rabu, 22 April 2026 - 18:08 WIB

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Berita Terbaru

Masri Hamja, Staf Khusus Bupati Halmahera Barat Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Masri Hamja : Frangky Luang perlu dikasihani

Sabtu, 25 Apr 2026 - 20:52 WIB

Kepala Disdikbud Halbar, Rosbery Uang (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Rabu, 22 Apr 2026 - 18:08 WIB

error: